Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Balaraja

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 18:09 50 Nazwa

TANGERANG | TD – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, bersama perangkat Desa Sentul turun langsung meninjau kondisi rumah milik Ibu Sumirah di Kampung Pos Sentul, RT 005/003, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, pada 20 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Intan menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan tindak lanjut cepat atas laporan warga terkait kondisi rumah yang dinilai tidak layak huni dan berpotensi membahayakan penghuninya.

“Hari ini saya bersama Kasi Trantib, Sekdes, dan jajaran Desa Sentul menindaklanjuti laporan mengenai rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan dan berisiko bagi penghuninya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tempat tinggal yang layak menjadi dasar penting bagi kesehatan serta kesejahteraan keluarga. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menjalankan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) secara berkelanjutan dengan target sekitar 1.000 unit setiap tahun.

“Kami ingin memastikan bantuan program bedah rumah benar-benar tepat sasaran. Kondisi rumah Ibu Sumirah memang membutuhkan penanganan segera agar beliau bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Wabup Intan juga memberikan semangat kepada Ibu Sumirah serta menjanjikan percepatan proses renovasi. Ia menyebutkan bahwa perbaikan direncanakan dimulai dalam waktu dekat.

“InsyaAllah bulan ini sudah mulai diperbaiki, paling cepat minggu depan,” katanya.

Selain itu, ia mengapresiasi respons cepat Pemerintah Desa Sentul dalam menangani laporan warga serta langkah konkret untuk mempercepat proses renovasi rumah tidak layak huni.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sentul, Asep, menjelaskan bahwa perbaikan rumah Ibu Sumirah telah masuk dalam program prioritas desa dan dianggarkan dalam APBDes. Pihak desa juga telah menyiapkan tempat tinggal sementara bagi pemilik rumah selama proses renovasi berlangsung.

“Pembangunan dimulai bulan ini. Untuk sementara, Ibu Sumirah akan tinggal di rumah kerabatnya selama proses renovasi,” ujar Asep.

Di sisi lain, Ibu Sumirah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah dan perangkat desa. Ia berharap proses perbaikan dapat segera terealisasi, mengingat kondisi rumahnya yang sudah cukup memprihatinkan.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak atas bantuannya. Kalau hujan, rumah saya selalu bocor dan dindingnya juga sudah rapuh, jadi khawatir ambruk,” ungkapnya. (*)

LAINNYA