Melaju ke Tingkat Nasional, Nerada RW 10 Cipayung Siap Harumkan Nama Tangsel

waktu baca 3 menit
Kamis, 4 Jun 2026 18:42 46 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pos Keamanan (Poskamling) perumahan Nerada RW 10 Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terpilih mewakili Polda Metro Jaya dalam ajang Lomba Poskamling tingkat nasional.

Keunggulan poskamling tersebut tidak hanya terletak pada sistem keamanan konvensional, tetapi juga inovasi digital yang dikembangkan secara swadaya oleh warga bernama posTen-Centre (Terhubung, Terintegrasi, Terpelihara).

Ketua RW 10 Cipayung, Mulyadi Widodo, menjelaskan pihaknya telah mendigitalisasi sistem satuan keamanan lingkungan yang sebelumnya masih dikelola secara manual. Melalui aplikasi yang dikembangkan warga, berbagai aspek pengelolaan keamanan kini dapat dilakukan secara terintegrasi.

“Administrasi peralatan, personel, penjadwalan hingga seluruh rekam tindakan keamanan sudah terdokumentasi dan tersistem dengan baik dalam satu aplikasi,” ujar Mulyadi. Kamis, (4/6/2026).

Menurutnya, aplikasi tersebut dilengkapi fitur panic button yang dapat digunakan warga saat menghadapi situasi darurat, seperti kebakaran, gangguan hewan berbisa, maupun kondisi kedaruratan lainnya.

“Laporan yang masuk akan langsung diteruskan kepada petugas untuk ditindaklanjuti, sementara warga dapat memantau proses penanganannya secara real time,” jelasnya.

Tak hanya itu, aplikasi juga menjadi sarana komunikasi dua arah antara warga dan pengurus lingkungan. Warga dapat menyampaikan usulan, masukan, maupun gagasan untuk pengembangan wilayah, sementara pengurus RT dan RW dapat menyebarkan informasi serta arahan secara langsung kepada masyarakat.

Mulyadi mengatakan aplikasi tersebut baru digunakan sekitar dua bulan dan saat ini masih diterapkan di RW 10. Namun, pihaknya berharap sistem tersebut nantinya dapat direplikasi di lingkungan RW lain.

“Kalau nanti bisa diterapkan di RW-RW lain, saya kira akan lebih bagus karena manfaatnya cukup besar bagi warga,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur, Bambang Askar Sodiq, mengungkapkan Poskamling RW 10 berhasil melewati berbagai tahapan seleksi mulai dari tingkat Polsek, Polres hingga Polda Metro Jaya sebelum akhirnya dipercaya menjadi wakil dalam kompetisi nasional.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri. Atas dukungan seluruh warga, tokoh masyarakat, RT, RW, lurah hingga camat, Poskamling RW 10 terpilih mewakili Polda Metro Jaya pada lomba tingkat nasional,” ujarnya.

Bambang menegaskan inovasi digital yang diterapkan tidak menghilangkan unsur siskamling tradisional yang selama ini berjalan. Berbagai perangkat seperti kentongan dan sistem ronda tetap dipertahankan sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan yang saling melengkapi.

Menurutnya, konsep Poskamling RW 10 tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup ketahanan pangan, layanan kesehatan, penanganan kedaruratan, pemberdayaan UMKM, hingga pelayanan laporan warga.

“Tujuan akhirnya adalah masyarakat merasa aman dan nyaman di rumahnya sendiri. Partisipasi warga sangat terasa karena mereka terlibat langsung dalam menjaga keamanan lingkungan,” kata Bambang.

Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan telah bersatu untuk mempersiapkan diri menghadapi penilaian tingkat nasional. Meski enggan berandai-andai soal peluang juara, Bambang optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan.

“Kita tidak bisa berandai-andai, tetapi dengan persiapan yang maksimal dan dukungan seluruh stakeholder, insyaallah kita berharap bisa meraih hasil terbaik di tingkat nasional,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA