Warga Villa Tekno dan DLH Tangsel Bersatu Bersihkan Kali, Cegah Pencemaran Sejak Dini

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Jun 2026 14:33 48 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali mengajak masyarakat terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui Program Kali Bersih (Porkasi) di Kali Cirompang di kawasan Perumahan Villa Tekno Serpong, Kademangan, Setu.

Sejak pagi, puluhan warga bersama petugas DLH bergotong royong membersihkan area bantaran dan aliran kali dari sampah serta material yang berpotensi menghambat arus air.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar aliran sungai dan saluran air.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan DLH Kota Tangsel, Deni Danial, mengatakan bahwa Program Kali Bersih tidak hanya berfokus pada aktivitas pembersihan sesaat, tetapi juga bertujuan membangun kepedulian masyarakat agar menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat tidak dapat diwujudkan hanya melalui peran pemerintah. Keterlibatan warga menjadi kunci penting dalam mencegah pencemaran sekaligus mengurangi berbagai persoalan lingkungan, seperti penyumbatan saluran air yang berpotensi menimbulkan genangan saat musim hujan.

“Yang ingin kami dorong adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Ketika lingkungan terawat, manfaatnya akan kembali dirasakan oleh warga dalam bentuk lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” ujar Deni. Jumat, (5/6/2026).

Sebagai bentuk dukungan terhadap partisipasi masyarakat, pihaknya juga menyerahkan sejumlah peralatan kebersihan kepada warga setempat.

“Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan gotong royong rutin dan pemeliharaan lingkungan secara mandiri setelah program selesai dilaksanakan,” jelasnya.

Deni menerangkan, penyediaan sarana kebersihan menjadi salah satu cara untuk memudahkan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, kebutuhan sederhana seperti alat kebersihan sering kali menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan lingkungan di tingkat warga.

“Program Porkasi sendiri akan terus dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah Kota Tangsel. Pada tahun ini, DLH menargetkan kegiatan serupa berlangsung di dua lokasi yang memiliki aliran air yang berdekatan dengan kawasan permukiman.

Ia menegaskan, penentuan lokasi program tidak semata-mata berdasarkan ukuran sungai atau tingkat pencemaran. Fokus utama program adalah mendorong keterlibatan warga dan memperkuat budaya menjaga kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, DLH Tangsel berharap semangat gotong royong yang tumbuh di masyarakat dapat terus terjaga. Dengan partisipasi aktif warga, kebersihan kawasan permukiman, kualitas lingkungan, serta kesehatan masyarakat diharapkan dapat meningkat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA