Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Dorong Generasi Muda Jadikan Pancasila sebagai Living Ideology

waktu baca 3 menit
Senin, 1 Jun 2026 15:05 20 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mengajak generasi muda menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Puspemkot Tangsel), Senin (1/6/2026).

Dalam amanat yang dibacakannya, Benyamin menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh dipahami hanya sebagai dasar negara atau materi hafalan di ruang kelas. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pedoman nyata dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan ideologi bangsa di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat. Arus informasi yang tidak terbendung, perkembangan teknologi digital, hingga pengaruh budaya global menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan fondasi nilai yang kuat.

Pancasila Harus Hidup dalam Kehidupan Sehari-hari

Benyamin mengajak kaum muda menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan hadir dalam keseharian.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, memperkuat semangat gotong royong, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

“Pancasila harus menjadi pedoman yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya dihafalkan, tetapi diamalkan dalam tindakan dan perilaku,” ujarnya.

Ia menilai penguatan karakter generasi muda menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang muncul di era digital, termasuk penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi di ruang publik.

Karena itu, nilai-nilai kebangsaan perlu terus ditanamkan melalui pendidikan, lingkungan keluarga, maupun aktivitas sosial di masyarakat.

Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman

Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang dibangun di atas keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.

Keberagaman itu, menurutnya, merupakan kekuatan yang harus terus dirawat oleh generasi penerus bangsa.

Ia menilai semangat persatuan yang diwariskan para pendiri bangsa harus tetap dijaga agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan masa depan tanpa kehilangan jati dirinya.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bahwa keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” katanya.

Momentum Memperkuat Nilai Kebangsaan

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, lanjut Benyamin, tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Melalui semangat tersebut, ia berharap generasi muda Tangsel dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat.

“Demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan bermartabat,” tutupnya. (*)

LAINNYA