Benyamin Davnie Dorong Pembina Pramuka Tangsel Berinovasi Hadapi Karakter Generasi Digital

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Jun 2026 14:00 34 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendorong para pembina Pramuka untuk terus berinovasi dalam mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakter generasi muda di era digital. Menurutnya, pembaruan metode kepramukaan menjadi langkah penting agar Gerakan Pramuka tetap relevan dan diminati di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta perubahan pola interaksi sosial.

Pesan tersebut disampaikan Benyamin saat membuka kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Kecamatan Ciputat Timur yang berlangsung di Aula Kecamatan Ciputat Timur, Senin (8/6/2026).

“Kursus Mahir Dasar ini menjadi penting dalam kerangka selalu memperbarui teknik-teknik kepramukaan. Supaya anak-anak dan seluruh anggota Pramuka menjadi cinta kepada Pramuka, karena Pramuka ini sudah mendunia, bukan saja di Indonesia,” ujar Benyamin.

Ia menilai generasi saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi digital. Kondisi tersebut membawa banyak peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan karakter, termasuk dalam kegiatan kepramukaan.

Karena itu, para pembina dituntut tidak hanya memahami nilai-nilai dasar kepramukaan, tetapi juga mampu mengemas kegiatan yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda masa kini.

Menurut Benyamin, inovasi dalam pembinaan tidak berarti meninggalkan prinsip-prinsip kepramukaan yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter. Sebaliknya, nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian sosial harus tetap menjadi inti dari setiap kegiatan yang dikembangkan.

“Harapan saya, para peserta yang terdiri dari guru-guru sekolah ini memiliki pemikiran-pemikiran inovatif dalam mengembangkan Gerakan Pramuka melalui Kursus Mahir Dasar. Nanti ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada adik-adik peserta didik, terutama anggota Pramuka Siaga, agar semakin tumbuh kecintaan mereka kepada Pramuka dan secara otomatis kecintaan kepada Indonesia,” katanya.

Benyamin menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat kebangsaan.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh globalisasi, pendidikan karakter menjadi kebutuhan yang semakin penting. Pramuka dapat menjadi salah satu sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, Mukroni, mengatakan KMD merupakan program rutin yang digelar untuk meningkatkan kompetensi para pembina Pramuka di setiap kecamatan.

“KMD ini dilaksanakan di lima kecamatan dan menjadi bagian dari upaya mencetak generasi berkualitas melalui pendidikan kepramukaan. Kegiatan ini juga menjadi standar dasar kualifikasi bagi para pembina Pramuka di Kota Tangerang Selatan,” ujar Mukroni.

Tahun ini, KMD Kecamatan Ciputat Timur diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari berbagai gugus depan sekolah. Selama tujuh hari, para peserta akan mendapatkan pelatihan mengenai kepemimpinan, pembangunan karakter, penguatan mental, hingga teknik pembinaan peserta didik dalam kegiatan kepramukaan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap lahir pembina-pembina Pramuka yang kompeten, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman, sehingga Gerakan Pramuka tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda di era digital. (*)

LAINNYA