Transformasi Digital Tangsel Berlanjut, Pemkot Bekali ASN Kemampuan Artificial Intelligence

waktu baca 3 menit
Senin, 15 Jun 2026 15:44 57 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan dengan membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) kemampuan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong terciptanya birokrasi yang lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop AI Empowerment for Government: Breaking the Limits, Mengakselerasi Kinerja ASN Masa Kini dengan Artificial Intelligence yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan pakar teknologi informasi Indonesia, Prof. Onno W. Purbo, dan diikuti ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa transformasi digital tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus direspons oleh seluruh aparatur pemerintah. Menurutnya, perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat menuntut ASN untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Sekarang dunia sudah berubah, teknologi juga berkembang sangat cepat. Jadi, kita yang harus berubah dan menyesuaikan diri. Karena itu, saya minta seluruh ASN dari semua OPD dapat memahami dan memanfaatkan kecerdasan buatan ini secara tepat,” ujar Benyamin saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, pemanfaatan AI dapat membantu pemerintah dalam mempercepat proses kerja, mendukung analisis data, menyusun rekomendasi kebijakan, hingga meningkatkan kualitas layanan publik. Namun, penggunaan teknologi tersebut harus tetap memperhatikan aspek etika, keamanan data, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Benyamin, kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan modern. Karena itu, peningkatan kapasitas ASN di bidang digital akan terus menjadi perhatian Pemkot Tangsel dalam mendukung reformasi birokrasi.

Workshop tersebut dirancang dengan pendekatan 100 persen outcome based, sehingga peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan AI dalam pekerjaan sehari-hari. ASN diminta membawa laptop, data, dokumen, serta regulasi yang berkaitan dengan instansinya untuk diolah menggunakan berbagai platform kecerdasan buatan.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan Tb. Asep Nurdin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja pemerintahan yang lebih inovatif dan berbasis teknologi.

“Pak Wali ingin teknologi digital tidak hanya digunakan untuk pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga membantu pekerjaan internal pemerintahan agar lebih cepat, efektif, dan produktif,” kata Asep.

Ia menilai AI dapat menjadi alat bantu yang mampu mengurangi beban pekerjaan administratif sehingga ASN memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada analisis, perencanaan, dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat. Meski demikian, hasil yang diberikan AI tetap harus diverifikasi agar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Prof. Onno W. Purbo mengajak para ASN untuk melihat AI sebagai teknologi pendukung yang dapat meningkatkan produktivitas kerja tanpa menggantikan peran manusia. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis, memahami konteks, dan mengelola data tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan keputusan yang tepat.

Melalui pelatihan ini, Pemkot Tangerang Selatan berharap transformasi digital tidak hanya tercermin dari penggunaan teknologi dalam pelayanan publik, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja ASN yang lebih modern, inovatif, dan berorientasi pada hasil. (*)

LAINNYA