CoFest 2026: Ketika Ide, Talenta, dan Musik Bertemu dalam Satu Festival

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 18:58 40 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Ide-ide kreatif, talenta muda, dan kemeriahan musik berpadu dalam satu panggung pada Collaboration Festival (CoFest) 2026 yang diselenggarakan Universitas Pembangunan Jaya (UPJ). Selama beberapa hari penyelenggaraan, festival tahunan ini menjadi ruang pertemuan bagi ratusan pelajar, mahasiswa, dan pelaku industri kreatif untuk belajar, berkolaborasi, sekaligus merayakan kreativitas dalam berbagai bentuk.

Melalui rangkaian seminar, workshop, kompetisi, hingga konser musik, CoFest 2026 berhasil menarik antusiasme peserta dari berbagai wilayah Jabodetabek. Seminar yang menghadirkan praktisi industri kreatif dari Female Daily Network, W Brand Consultant, dan KitaBisa diikuti oleh 820 peserta yang ingin memperluas wawasan mengenai dunia kreatif dan peluang karier di era digital.

Tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, CoFest 2026 juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka melalui berbagai kompetisi. Sebanyak 175 peserta dari tingkat TK hingga SMA/SMK mengikuti Kids Coloring and Drawing Competition serta Photography Competition. Sementara itu, Workshop Content Creation yang ditujukan bagi siswa SMA dan SMK turut mendapat sambutan positif dari para peserta yang ingin mengembangkan keterampilan produksi konten digital.

Puncak acara berlangsung pada 22 Mei 2026 melalui CoFest Music Concert yang berhasil menghadirkan lebih dari 900 penonton. Area konser dipenuhi pengunjung yang menikmati penampilan sejumlah musisi dalam suasana yang meriah dan penuh energi.

Sore Ze Band dan Berdendang Ria menjadi dua penampil yang sukses menghidupkan panggung malam itu. Antusiasme penonton yang menyanyikan lagu-lagu bersama menciptakan atmosfer festival yang hangat dan berkesan.

“CoFest vibes-nya seru banget, udah kayak festival besar. Semoga ke depannya bisa terus berkembang dan jadi wadah yang makin kreatif buat anak muda,” ujar perwakilan Sore Ze Band usai tampil dilansir dari keterangan tertulis, Sabtu, 30 Mei 2026.

Selain menghadirkan hiburan, CoFest juga menjadi ruang refleksi mengenai masa depan industri kreatif. Faris, salah satu pembicara dalam Seminar CoFest 2026, menekankan pentingnya membangun identitas dan karakter diri sebagai modal utama untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Kunci untuk bertahan di dunia industri kreatif adalah mencari keunikan diri sendiri karena kita harus memiliki perbedaan yang menonjol dengan orang lain,” ujarnya.

Collaboration Festival merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Humaniora dan Bisnis, Universitas Pembangunan Jaya sejak 2015. Selama lebih dari satu dekade, CoFest terus berkembang sebagai wadah bagi generasi muda untuk memperluas relasi, mengembangkan kreativitas, serta menyalurkan gagasan inovatif yang relevan dengan perkembangan industri kreatif.

Melalui CoFest 2026, Universitas Pembangunan Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan ide, talenta, dan kreativitas generasi muda dalam satu festival yang inspiratif. (Ril)

LAINNYA