SERANG | TD — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan Penerimaan Anggota Baru (PAB) selama tiga hari, mulai Jumat (22/5/2026) hingga Minggu (24/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Konseptualisasi Pembelajaran Bahasa Arab, Dinamika Public Speaking, dan Eksistensi Bahasa Indonesia di Era Digital.”
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kebahasaan, keterampilan komunikasi, serta literasi digital di tengah perkembangan era teknologi informasi. Selain itu, UKM Bahasa juga berupaya meningkatkan minat mahasiswa dalam mempelajari bahasa asing seperti Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
Ketua UKM Bahasa, Muhammad Aulia Fahmi, mengatakan bahwa kegiatan penerimaan anggota baru tidak hanya menjadi agenda kaderisasi organisasi, tetapi juga sarana pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun semangat mahasiswa untuk terus belajar bahasa, meningkatkan kemampuan komunikasi, dan memperkuat literasi digital yang saat ini menjadi kebutuhan penting di era modern,” ujarnya, dilansir Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menambahkan, UKM Bahasa hadir sebagai ruang pengembangan bakat mahasiswa dalam bidang kebahasaan sekaligus membangun budaya organisasi yang aktif, kreatif, dan komunikatif.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Fahman Daffa, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diisi dengan materi seputar urgensi pembelajaran Bahasa Arab, public speaking, hingga penggunaan Bahasa Indonesia yang baik di media digital.
“Kami berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan akademik maupun sosial. Kemampuan berbicara di depan umum dan penggunaan bahasa yang baik menjadi modal penting bagi mahasiswa,” katanya.
Dalam materi kebahasaan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an dan hadis serta perannya dalam khazanah keilmuan Islam dan peradaban dunia. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya pengembangan diri melalui kesadaran diri, regulasi diri, dan penetapan target objektif dalam organisasi.
Pada sesi public speaking, peserta dibekali materi mengenai pola pikir, kepercayaan diri, serta pentingnya persiapan dan kesempatan dalam membangun komunikasi yang efektif. Pemateri menekankan bahwa public speaking bukan hanya sekadar berbicara, tetapi juga membangun koneksi dengan audiens.
Adapun pada pembahasan literasi digital, peserta diajak memahami pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang santun dan profesional di media sosial. Hal tersebut dinilai penting untuk membangun kredibilitas, profesionalisme, serta identitas generasi muda di ruang digital.
Melalui kegiatan tersebut, UKM Bahasa UIN SMH Banten berharap dapat melahirkan mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, berpikir kritis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan global dan digitalisasi. (Ril)