Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Capai 71 Persen, Bupati Minta Cakupan Terus Ditingkatkan

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Jul 2026 18:34 28 Nazwa

TANGERANG | TD – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Juli 2026, cakupan layanan kesehatan gratis tersebut telah mencapai sekitar 71 persen, menjadi salah satu indikator keberhasilan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Meski demikian, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan capaian tersebut belum menjadi akhir dari target yang ingin diraih. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, hingga pemerintah kecamatan, terus memperkuat komitmen dan kolaborasi agar cakupan layanan dapat meningkat secara optimal.

Hal itu disampaikan Maesyal saat memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (14/7/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja.

“Saya minta kepada Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, camat, dan seluruh pihak terkait terus menguatkan komitmen serta kolaborasi dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Maesyal.

Menurutnya, layanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga yang harus dipenuhi secara maksimal. Karena itu, peningkatan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis harus menjadi prioritas agar semakin banyak masyarakat memperoleh layanan deteksi dini berbagai penyakit.

“Kita harus terus meningkatkan semangat dan sinergi agar cakupan ini semakin optimal seperti tahun-tahun sebelumnya. Layanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang pemenuhannya wajib kita maksimalkan,” tegasnya.

Untuk mempercepat pencapaian target, Pemkab Tangerang akan memperluas pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis ke lingkungan pendidikan. Dinas Kesehatan bersama Dinas Pendidikan diminta menyusun agenda pemeriksaan kesehatan secara serentak di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga pondok pesantren.

Pemeriksaan tersebut direncanakan memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sehingga pelaksanaannya lebih efektif tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Pemeriksaan ini bisa memanfaatkan momen orientasi siswa baru agar berjalan efektif tanpa mengganggu proses belajar mengajar. Puskesmas juga diminta berkolaborasi aktif dengan kader Posyandu serta melakukan penginputan data skrining secara digital ke aplikasi SatuSehat,” jelasnya.

Selain memperluas sasaran pelayanan, Pemkab Tangerang juga terus mendorong pemanfaatan sistem digital melalui aplikasi SatuSehat untuk mempercepat pendataan hasil skrining kesehatan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih akurat sekaligus mempermudah proses tindak lanjut bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.

Melalui sinergi lintas sektor, Maesyal optimistis cakupan Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Tangerang dapat terus meningkat sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar pelayanan kesehatan semakin mudah diakses dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (*)

LAINNYA