UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Dimulai, Kapolda Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Sep 2026 13:04 9 Nazwa

SERANG | TD — Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Provinsi Banten Angkatan ke-28 resmi dimulai di Aula Serbaguna Polda Banten, Selasa (22/9/2026). Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menekankan pentingnya akurasi, integritas, dan tanggung jawab wartawan dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

Sebanyak 53 wartawan mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran PWI Pusat, PWI Provinsi Banten, SMSI Pusat, Polda Banten, serta tim penguji.

Kapolda Banten mengatakan perkembangan teknologi membuat informasi dapat tersebar dalam waktu sangat cepat. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan kemampuan wartawan memastikan kebenaran informasi sebelum disampaikan kepada publik.

“Kecepatan memang penting, tetapi kebenaran tetap harus menjadi yang utama,” ujar Hengki.

Menurutnya, profesionalisme wartawan tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menghasilkan berita dengan cepat. Akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta integritas menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.

Hengki menilai pers memiliki posisi strategis dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.

Karena itu, ia berharap wartawan tetap berpegang pada fakta dan tidak mengabaikan proses verifikasi hanya demi mengejar kecepatan publikasi.

“Kami tidak berharap pers hanya menyampaikan hal-hal yang baik tentang kepolisian. Yang kami harapkan adalah informasi yang berdasarkan fakta, berimbang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Hengki juga menegaskan bahwa kemitraan antara Polri dan pers tidak berarti harus menghilangkan sikap kritis. Kritik yang objektif dan konstruktif, menurutnya, tetap diperlukan sebagai bahan evaluasi bagi kepolisian dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra mengatakan peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan teknologi serta dinamika dunia jurnalistik.

Di tengah kegiatan tersebut, Rian mengajak peserta dan tamu yang hadir mendoakan lima wartawan yang dilaporkan hilang saat hendak melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Ia berharap proses pencarian yang dilakukan berbagai pihak segera membuahkan hasil dan kelima wartawan tersebut dapat ditemukan.

Rian juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten beserta jajaran atas perhatian dan keterlibatan dalam proses pencarian kelima wartawan tersebut.

Sementara itu, Ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan PWI Pusat Jufri Alkatiri menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten dan jajaran atas dukungan terhadap kegiatan PWI.

Jufri menekankan bahwa profesionalisme wartawan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis mencari dan menulis berita. Wartawan juga dituntut memahami etika, melakukan verifikasi, menjaga akurasi dan keberimbangan, serta mampu mempertanggungjawabkan informasi yang disampaikan kepada publik.

“Wartawan memiliki tanggung jawab kepada publik atas informasi yang disampaikan melalui produk jurnalistik,” ujarnya.

Ia berharap proses peningkatan kompetensi wartawan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar pers mampu menghadapi perubahan ekosistem informasi sekaligus tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

UKW PWI Provinsi Banten Angkatan ke-28 berlangsung hingga Rabu (23/9/2026), dengan peserta mengikuti rangkaian pengujian sesuai standar kompetensi wartawan. (*)

LAINNYA