Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Tangerang Ajak Warga Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

waktu baca 3 menit
Senin, 1 Jun 2026 14:28 19 Nazwa

TANGERANG | TD — Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai persatuan dan kebangsaan. Di Kabupaten Tangerang, semangat tersebut ditegaskan melalui upacara yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (1/6/2026).

Upacara tingkat Kabupaten Tangerang tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen daerah lainnya.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang bertindak sebagai pembina upacara menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Tangerang yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan profesi.

“Semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi energi bersama dalam memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Ia menilai keberagaman yang dimiliki Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Karena itu, nilai-nilai toleransi, gotong royong, serta sikap saling menghormati perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta suasana yang harmonis dan kondusif.

Menurut Maesyal, Pancasila tetap relevan menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat maupun pembangunan daerah. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi landasan penting dalam menjaga kebersamaan dan memperkuat identitas kebangsaan.

Komitmen Bersama Menjaga Nilai Pancasila

Bupati Maesyal juga mengapresiasi kehadiran seluruh unsur Forkopimda, ASN, TNI, dan Polri dalam upacara tersebut. Menurutnya, kebersamaan seluruh komponen daerah menjadi bukti nyata bahwa komitmen untuk menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila masih terpelihara dengan baik.

Ia menegaskan, seluruh jajaran pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

“Kita semua menjalankan amanah dari Pemerintah Pusat dengan memastikan nilai-nilai dan norma-norma Pancasila terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pegangan hidup dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Sebagaimana kita tahu bahwa Pancasila adalah dasar negara dan pegangan hidup kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Upaya yang terus-menerus dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya di Kabupaten Tangerang, sangat diperlukan,” ungkapnya.

Persatuan Jadi Modal Pembangunan Daerah

Maesyal menambahkan, semangat persatuan yang lahir dari nilai-nilai Pancasila harus menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan persatuan yang kuat, berbagai program pembangunan diyakini dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap momentum Hari Lahir Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat toleransi, dan mengedepankan kepentingan bersama di atas perbedaan.

“Dengan Pancasila, kita hidup, duduk, berdiri dan juga menjalankan tugas bersama-sama. Nilai-nilai Pancasila harus terus kita pelihara dan kita abadikan. Nilai toleransi juga harus terus kita kedepankan,” tegasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini pun menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang maju, sejahtera, dan harmonis. (*)

LAINNYA