Program Tangsel Terang Dipercepat, Pembangunan 3.280 PJU Baru Sudah Capai 20 Persen

waktu baca 3 menit
Selasa, 14 Jul 2026 16:04 28 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempercepat pelaksanaan program Tangsel Terang dengan menargetkan pembangunan 3.280 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sepanjang 2026. Hingga akhir Juni, progres pembangunan telah mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan rampung seluruhnya pada triwulan IV tahun ini.

Percepatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam memperluas akses penerangan jalan sekaligus meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat, terutama saat malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan pembangunan PJU terus dikebut melalui percepatan administrasi proyek yang dibarengi dengan pemantauan rutin terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Untuk mencapai target pembangunan infrastruktur hingga 100 persen pada akhir tahun anggaran, Dinas Perhubungan menerapkan strategi percepatan administrasi serta melakukan monitoring kegiatan secara rutin,” ujar Ayep.

Selain membangun PJU baru, Dishub juga terus menangani perbaikan lampu jalan yang mengalami kerusakan. Hingga 30 Juni 2026, tercatat sebanyak 2.718 titik lampu telah diperbaiki di 1.788 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Tangerang Selatan.

Ayep menjelaskan, pembangunan PJU tahun ini diprioritaskan pada wilayah yang masih minim penerangan. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), ruas jalan kota berstatus jalan lokal sekunder yang belum memiliki PJU, hingga jalan lingkungan dan jalan setapak dalam program Tangsel Terang.

“Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki penerangan jalan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Tidak hanya menambah jumlah titik penerangan, Pemkot Tangsel juga mulai menerapkan teknologi yang lebih modern. Seluruh PJU baru secara bertahap menggunakan lampu Light Emitting Diode (LED) sebagai pengganti lampu SON-T yang dinilai lebih hemat energi, memiliki usia pakai lebih panjang, serta lebih efisien dalam biaya operasional.

Dari sisi keamanan, Dishub juga meningkatkan sistem instalasi listrik dengan menggunakan Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) pada panel listrik. Teknologi ini mampu melindungi jaringan dari korsleting, beban listrik berlebih, hingga kebocoran arus sehingga operasional PJU menjadi lebih aman dan andal.

Meski demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga material akibat meningkatnya biaya logistik serta penolakan sebagian warga terhadap lokasi pemasangan tiang lampu.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa pemerataan penerangan jalan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena memiliki dampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas masyarakat.

“Tentu saja, Pemerintah Kota akan terus berupaya menghadirkan penerangan jalan yang merata melalui program Tangsel Terang. Ribuan titik PJU kami pastikan terfasilitasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di kota ini,” kata Benyamin.

Ia juga menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk mempercepat tindak lanjut atas setiap laporan masyarakat terkait penerangan jalan agar kebutuhan warga dapat segera terlayani.

Dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, Pemkot Tangsel optimistis target penyelesaian 3.280 titik PJU baru dapat tercapai sesuai jadwal sehingga manfaat program Tangsel Terang semakin dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan. (*)

LAINNYA