MAN 2 Kota Serang Cetak Pebisnis Sedari Sekolah, Agis: Siswa Berani Jadi Pengusaha Muda

waktu baca 3 menit
Kamis, 7 Mei 2026 13:22 27 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Semangat kewirausahaan mulai ditanamkan sejak dini kepada para siswa MAN 2 Kota Serang. Melalui program praktik bisnis langsung di lapangan, para siswa dibiasakan mengenal dunia usaha sejak masih duduk di bangku sekolah, khususnya saat hari libur, siswa mendapatkan pelatihan kewirausahaan dilapangan dengan pengawasan ketat oleh pendamping dari sekolah.

Kegiatan itupun mendapat dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga harus mampu membentuk mental mandiri dan jiwa pengusaha bagi para pelajar.

Wali asuh boarding school MAN 2, Siti Sarifah mengatakan, pihaknya sengaja mengajarkan kepada siswa untuk berwirausaha sejak dibangku kelas x sekolalah.

Menurutnya, siswa diajarkan langsung mengenai cara berdagang dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka turun ke lapangan untuk menjual berbagai produk di kawasan Pasar Royal dan KP3B Kota Serang saat hari libur sekolah.

Kegiatan praktik usaha itu dilakukan di bawah pengawasan guru pendamping agar para siswa tetap mendapatkan arahan dan pembelajaran selama menjalankan aktivitas bisnisnya.

“Biasanya siswa belajar bisnis dengan cara berjualan di sekitar Pasar Royal dan KP3B,” kata Siti Sarifah usai rapat pertemuan bersama Wakil Wali Kota Serang di Puspemkot Serang, Kamis (7/5/2026).

Selain melatih mental siswa, diharapkan melalui pendidikan kewirausahaan ini ekonomi siswa bisa terus meningkat.

“Karena produk yang ditawarkan biasanya dari hasil olahan para orang tua siswa, biasanya jenis olahan makanan rumahan,” jelas Siti Sarifah.

Mengetahui para siswa MAN 2 Kota Serang mendapatkan pelatihan kewirausahaan sedari bangku sekolah, pihaknya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pihak sekolah.

Menurutnya, langkah MAN 2 Kota Serang dinilai mampu membangun karakter siswa menjadi lebih percaya diri, kreatif, dan mandiri serta tidak ketergantungan. Dengan begitu, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha selanjutnya setelah lulus sekolah, karena sejak awal telah mendapatkan pengalaman dan pelatihan.

Ia berharap program seperti ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Kota Serang.

Menurutnya, siswa tidak perlu takut dan harus berani menjadi pebisnis sejak disekolah. Hal itu bisa menjadi salah satu modal hidup nantinya.

“Ini langkah yang sangat bagus karena siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga belajar menghadapi dunia nyata. Mental usaha, komunikasi, dan tanggung jawab mereka dibentuk sejak masih sekolah,” katanya.

Menurutnya, pembelajaran kewirausahaan sejak sekolah sangat penting di tengah tantangan ekonomi dan persaingan kerja yang semakin ketat. Dengan pengalaman praktik langsung, siswa diharapkan memiliki bekal keterampilan dan keberanian untuk membangun usaha sendiri dimasa depan.

Program praktik bisnis MAN 2 Kota Serang sendiri mendapat respons positif dari para siswa. Selain menambah pengalaman, kegiatan tersebut juga dinilai membuat mereka lebih memahami cara mengelola usaha dan melayani konsumen secara langsung.

Lebih jauh Agis mengatakan, Pemkot Serang memiliki visi dan misi dalam menciptakan perluasan lapangan kerja melalui ‘Program satu Keluarga Satu Pengusaha’ yang tentunya akan melibatkan pihak sekolah.

“Hadirnya program satu keluarga satu pengusaha ini bertujuan untuk membangun spirit entrepreneur di tingkat keluarga,” tutup Agis.

LAINNYA