Bank Sampah Puspem Diluncurkan, Pemkab Tangerang Perkuat Ekonomi Sirkular

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Mei 2026 14:02 24 Nazwa

TANGERANG |  TD – Bank Sampah Unit Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang resmi diluncurkan sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat penerapan ekonomi sirkular di lingkungan pemerintahan.

Peresmian tersebut digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (06/05/26), dan menjadi bagian dari upaya Pemkab Tangerang dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan volume, tetapi juga pada pemanfaatan kembali bernilai ekonomi.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa keberadaan Bank Sampah Puspem merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah dari sekadar buang menjadi kelola dan manfaatkan kembali.

Menurutnya, konsep ekonomi sirkular menjadi pendekatan penting dalam menjawab tantangan persampahan yang semakin kompleks, sekaligus membuka peluang nilai tambah dari sampah yang dihasilkan.

“Melalui bank sampah ini, kita ingin memastikan bahwa sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bank Sampah Unit Puspem diharapkan menjadi model percontohan pengelolaan sampah di lingkungan perkantoran, khususnya di kalangan aparatur sipil negara (ASN), agar dapat memperkuat budaya memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Wabup Intan juga menekankan bahwa penguatan ekonomi sirkular tidak dapat berjalan sendiri tanpa keterlibatan aktif seluruh pihak, baik pemerintah, ASN, maupun masyarakat secara luas.

“Ini adalah bagian dari perubahan sistem yang harus kita dorong bersama. Dari lingkungan kerja kita sendiri, kita mulai membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan diluncurkannya Bank Sampah Puspem ini, Pemkab Tangerang berharap implementasi ekonomi sirkular dapat semakin luas diterapkan, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pengurangan sampah dan peningkatan nilai ekonomi berbasis lingkungan di daerah. (*)

LAINNYA