KPA dan TP PKK Kabupaten Tangerang Perkuat Sinergi Pencegahan HIV/AIDS

waktu baca 3 menit
Rabu, 6 Mei 2026 22:22 34 Nazwa

TANGERANG | TD — Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui audiensi bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tangerang, Rabu (6/5/2026), di Kantor TP PKK Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS melalui penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Audiensi diterima langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid. Dalam pertemuan itu, KPA Kabupaten Tangerang hadir bersama Relawan Remaja Peduli Kesehatan Reproduksi dan HIV/AIDS (REPLIKA) serta Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Bougenvile Sehati Divisi Perempuan dan Anak sebagai mitra komunitas yang aktif bergerak di bidang edukasi dan pendampingan.

Dalam pemaparannya, KPA Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 2006, lembaga tersebut terus berperan aktif dalam upaya pengendalian dan pencegahan HIV/AIDS melalui edukasi, sosialisasi, serta penyuluhan kepada masyarakat. Namun, perkembangan data terbaru menunjukkan adanya peningkatan kasus yang memerlukan keterlibatan lebih luas dari seluruh elemen masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, estimasi jumlah Orang dengan HIV (ODHIV) mencapai 7.126 orang, dengan 613 kasus baru HIV positif tercatat sepanjang 2025. Penyebaran kasus kini telah menjangkau hampir seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, yakni 29 kecamatan.

KPA juga menyoroti meningkatnya kasus pada kelompok ibu hamil, anak, dan remaja. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian serius, terutama karena stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV masih kerap terjadi akibat minimnya pemahaman masyarakat terkait HIV/AIDS.

“Kami berharap kader PKK dapat berjalan bersama KPA dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Keluarga menjadi kunci utama dalam membangun pemahaman yang benar, sehingga tidak terjadi stigma maupun diskriminasi terhadap ODHIV,” ujar Eko Darmawan, ST, selaku perwakilan KPA dalam audiensi tersebut.

Saat ini, KPA Kabupaten Tangerang juga telah membentuk Warga Peduli AIDS (WPA) di 22 desa dan kecamatan, dengan target pengembangan ke seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Sementara itu, komunitas pendamping seperti KDS Bougenvile Sehati terus aktif memberikan pendampingan kepada ODHIV, khususnya perempuan dan anak yang menghadapi tekanan sosial.

Sekretaris KPA Kabupaten Tangerang, Efi Indarti, SKM, M.Kes., menegaskan bahwa penanggulangan HIV/AIDS membutuhkan kolaborasi yang kuat antarberbagai sektor.

“Melalui audiensi ini, kami berharap terbangun kesamaan langkah dan komitmen bersama dalam upaya pencegahan HIV dan AIDS, dengan mengoptimalkan peran keluarga sebagai fondasi utama terciptanya masyarakat yang sehat,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan TP PKK untuk mendukung program-program KPA, khususnya dalam penguatan edukasi keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, KPA bersama TP PKK Kabupaten Tangerang berencana menggelar seminar dan sosialisasi bertajuk “Peran Keluarga dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS”, yang akan diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Internasional dan Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Keluarga Kuat, Tangerang Sehat: Bersama Cegah HIV dan AIDS.”

Melalui sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas, upaya pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang diharapkan dapat berjalan lebih efektif, inklusif, serta mampu menekan stigma dan diskriminasi di tengah masyarakat. (*)

LAINNYA