Bupati Tangerang Apresiasi Festival Muharram Cengkok 1448 H, Jadi Wadah Syiar Islam dan UMKM

waktu baca 3 menit
Sabtu, 11 Jul 2026 17:39 21 Nazwa

TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Muharram Cengkok 1448 Hijriah yang digelar di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Sabtu (11/7/2026). Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi wadah syiar Islam, penguatan kepedulian sosial, sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Festival Muharram Cengkok 1448 H dibuka secara resmi oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dan dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat yang mampu menghadirkan berbagai program bernilai keagamaan, sosial, budaya, hingga ekonomi dalam satu rangkaian acara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia, DKM Masjid Al-Hidayah, LPK Cengkok Karya Mandiri, serta seluruh masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, Festival Muharram Cengkok tidak hanya menjadi momentum memperingati Tahun Baru Islam, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti santunan anak yatim, sunatan massal, bazar UMKM, diskusi literasi, hingga pentas seni budaya Banten.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan semangat hijrah, yakni mengajak masyarakat untuk terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih produktif.

“Melalui momentum ini, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen dalam membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju, religius, dan berdaya saing,” katanya.

Bupati juga mengimbau seluruh peserta dan pengunjung untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan lingkungan selama festival berlangsung.

“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang adalah masyarakat yang tertib, peduli, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia berharap Festival Muharram Cengkok yang dipadukan dengan kegiatan sosial, literasi, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dapat terus berkembang sebagai agenda yang memberi manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni turut mengapresiasi masyarakat Kampung Cengkok yang terus menjaga tradisi keagamaan melalui penyelenggaraan Festival Muharram. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

“Festival Muharram Kampung Cengkok merupakan tradisi yang harus dilestarikan. Mulai dari kehadiran UMKM lokal hingga kegiatan sosial seperti sunatan massal semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan keharmonisan,” ujar Andra Soni.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Kementerian Sosial serta Staf Khusus Kementerian Haji dan Umrah yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan sosial sebagai upaya memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. (*)

LAINNYA