Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima Trofi Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten usai Kabupaten Tangerang kembali menjadi juara umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut. (Foto: Ist) SERANG | TD — Kabupaten Tangerang kembali menegaskan dominasinya pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten dengan meraih gelar juara umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut.
Hasil tersebut diumumkan Dewan Hakim pada malam penutupan MTQ XXIII Provinsi Banten yang berlangsung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (9/7/2026).
Kafilah Kabupaten Tangerang keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai 750. Posisi kedua ditempati Kota Tangerang dengan nilai 614, sedangkan Kabupaten Serang berada di peringkat ketiga dengan nilai 549.
Trofi Juara Umum diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pada acara penutupan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengaku bersyukur sekaligus bangga atas keberhasilan kafilah Kabupaten Tangerang mempertahankan gelar juara umum.
“Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali meraih gelar Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut. Bukti proses tidak menghianati hasil,” ujar Maesyal Rasyid.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan selama hampir satu tahun, didukung kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta doa dari masyarakat.
“Saya sangat bangga dan bahagia atas perjuangan seluruh kafilah Kabupaten Tangerang. Selama hampir satu tahun mereka menjalani pembinaan secara intensif dan mematangkan persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten. Alhamdulillah, kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan kembali mempertahankan gelar juara umum,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan itu tidak hanya diukur dari raihan trofi, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
“Juara ini bukan hanya tentang trofi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat MTQ mampu semakin membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, memperkuat syiar Islam, serta mendorong generasi muda untuk mencintai, memahami, mengamalkan, dan menghafalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Maesyal turut menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pelatih, pembina, pendamping, seluruh anggota kafilah, serta masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan MTQ.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah memberikan doa, dukungan, dan semangat kepada para kafilah sehingga kita kembali mampu mempertahankan gelar juara umum,” ungkapnya.
Ia berharap para peserta terbaik asal Kabupaten Tangerang yang akan memperkuat Kafilah Provinsi Banten pada MTQ Tingkat Nasional dapat tampil maksimal dan kembali mengukir prestasi.
“Kami berharap para kafilah Kabupaten Tangerang yang nantinya mewakili Provinsi Banten pada MTQ Nasional dapat tampil maksimal, memberikan prestasi terbaik, serta mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)