Bupati Tangerang Lantik 362 PNS, 11 Camat Bergeser dan Sejumlah Sekcam Promosi

waktu baca 4 menit
Selasa, 27 Okt 2026 20:24 377 Nazwa

TANGERANG | TD – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah/janji 362 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Selasa (27/10/2026).

Pelantikan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang. Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi, termasuk 11 Camat serta sejumlah pejabat sekretaris kecamatan (Sekcam).

Pergeseran jabatan Camat mencakup sejumlah wilayah. Ahmad Jajuli yang sebelumnya menjabat Sekcam Sukadiri kini menjadi Camat Mekar Baru. Dede Supardi, sebelumnya Sekcam Sepatan, dipercaya menjadi Camat Balaraja. Sementara itu, Willy Patria bergeser dari Camat Balaraja menjadi Camat Sukamulya.

Perubahan juga terjadi pada sejumlah wilayah lainnya. H. Cucu Abdurrosyied yang sebelumnya menjabat Camat Tigaraksa kini menjadi Camat Kosambi. Sumartono bergeser dari Camat Cisoka menjadi Camat Jayanti, sedangkan Khalid Mawardi berpindah dari Camat Sukamulya menjadi Camat Cikupa.

Andi Sulaeman, yang sebelumnya menjabat Sekcam Balaraja, kini dipercaya sebagai Camat Cisoka. Yandri Permana bergeser dari Camat Jayanti menjadi Camat Tigaraksa. Miftah Shuritho yang sebelumnya menjabat Camat Sepatan Timur kini menjadi Camat Sindang Jaya.

Adapun Dwi Chandra Budiman, sebelumnya Sekcam Kelapa Dua, kini menjabat Camat Sepatan Timur. Galih Prakosa juga mengalami pergeseran dari Camat Sindang Jaya menjadi Camat Panongan.

Selain pergeseran Camat, sejumlah pejabat Sekcam juga mengalami perubahan penugasan. Mulyadi dipercaya menjadi Sekcam Sindang Jaya setelah sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Tigaraksa. Muawanah bergeser dari Lurah Babakan, Kecamatan Legok, menjadi Sekcam Kelapa Dua.

Mamat Mathlubi yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pemuda pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata kini menjadi Sekcam Pakuhaji. H. Ahmad Uwes Al Qurni berpindah dari Analis Kebijakan Muda pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda menjadi Sekcam Cisoka.

Bambang Sujana kini menjabat Sekcam Sukadiri setelah sebelumnya bertugas sebagai Kepala Seksi Angkutan Orang dan Barang pada Dinas Perhubungan. H. Sukri Ariansyah dipercaya menjadi Sekcam Cisauk setelah sebelumnya menjabat Lurah Binong, Kecamatan Curug.

Faisal Rizki bergeser dari Sekcam Pakuhaji menjadi Sekcam Kosambi, sedangkan Juhri Saputra yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengembangan SDM Aparatur pada BKPSDM kini menjadi Sekcam Balaraja.

Arsudin dipercaya sebagai Sekcam Pasar Kemis setelah sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pemakaman dan Pertanahan pada Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman. Ucu Darsono bergeser dari Lurah Mekarbakti, Kecamatan Panongan, menjadi Sekcam Sepatan.

Sementara itu, Faisal Yusuf MS kini menjabat Sekcam Sukamulya setelah sebelumnya menjadi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Gunung Kaler. Adi Nugraha juga dipercaya menjadi Sekcam Panongan setelah sebelumnya menjabat Lurah Kelapa Dua.

Pergeseran tersebut merupakan bagian dari penataan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Namun, dokumen keputusan pengangkatan yang menjadi dasar daftar mutasi tidak merinci alasan khusus di balik setiap pergeseran jabatan.

Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja aparatur dalam mendukung pelayanan publik.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan, sekaligus meningkatkan kualitas kinerja aparatur dalam melayani masyarakat,” ungkap Maesyal.

Ia menegaskan, jabatan yang diemban para PNS merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi. Setiap pejabat dituntut menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau penempatan jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Maesyal juga meminta para pejabat membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Kebijakan pemerintah daerah, menurutnya, harus diterjemahkan ke dalam program kerja yang efektif, inovatif, dan tepat sasaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, inovasi dan koordinasi antarp perangkat daerah perlu terus diperkuat agar kualitas pelayanan publik meningkat dan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya ingin seluruh pejabat memiliki semangat yang sama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, bangun koordinasi yang baik, dan pastikan setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. (Red)

LAINNYA