
Papan informasi proyek pemagaran Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa mencantumkan nilai anggaran Rp4,9 miliar yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026, dengan pelaksana CV Persada Raya dan waktu pengerjaan 120 hari kalender. (Foto: Jay/TD)TANGERANG | TD — Setelah pembangunan gapura senilai sekitar Rp2,4 miliar menuai perhatian publik, kini proyek pemagaran di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang dengan nilai hasil negosiasi Rp4,9 miliar turut menjadi sorotan. Selain besarnya anggaran yang dialokasikan, proyek tersebut juga memunculkan dugaan penggunaan listrik dari gedung pemerintahan untuk menunjang pekerjaan konstruksi.
Dugaan penggunaan listrik itu mencuat saat terjadi pemadaman listrik di salah satu gedung di kawasan Puspemkab Tangerang pada Jumat (16/10/2026). Ketika sejumlah awak media melakukan pengecekan di luar gedung, ditemukan indikasi bahwa pekerjaan proyek pemagaran menggunakan aliran listrik dari jaringan gedung pemerintahan.
Meski demikian, sumber listrik yang digunakan dan status perizinannya masih perlu dikonfirmasi kepada pihak kontraktor maupun instansi terkait. Belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah penggunaan listrik tersebut telah mendapat izin.
Di lokasi proyek, sejumlah warga mempertanyakan pelaksanaan pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Tangerang tersebut. Menanggapi kritik warga, para pekerja sempat menghentikan aktivitas dan menghubungi penanggung jawab dari pihak kontraktor.
“Bukannya punya kemampuan mandiri, ini malah ditengarai pakai listrik dari gedung pemerintah. Mestinya mereka menyediakan genset sendiri, apalagi ini dibiayai dari APBD miliaran rupiah,” ujar Anggy, salah seorang warga.
Anggy juga mempertanyakan pengawasan dinas terkait terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Menurut dia, penggunaan fasilitas pemerintah untuk mendukung pekerjaan kontraktor perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan fasilitas dan anggaran publik.
Sementara itu, seorang pekerja proyek yang enggan disebutkan identitasnya mengaku tidak mengetahui persoalan teknis perizinan penggunaan listrik. Ia menyatakan hanya menjalankan pekerjaan sesuai arahan kontraktor.
“Kalau kami di sini sifatnya cuma bekerja. Kata pihak kontraktor sudah ada koordinasi dengan pihak terkait, jadi kami tinggal kerja saja,” ungkapnya.
Nilai Kontrak Hampir Rp5 Miliar
Berdasarkan data pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Tangerang, tender proyek pemagaran tersebut dimenangkan oleh CV Persada Raya dengan nilai hasil negosiasi sebesar Rp4.903.618.043,15.
Besarnya nilai proyek ini menjadi salah satu perhatian masyarakat, terlebih setelah pembangunan gapura Puspemkab Tangerang yang disebut menelan anggaran sekitar Rp2,4 miliar sebelumnya juga menuai beragam tanggapan.
Di media sosial, sejumlah warganet menyampaikan kritik dan mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran daerah. Beberapa di antaranya menyoroti kebutuhan infrastruktur lain, seperti penerangan jalan umum (PJU) yang dinilai masih minim di sejumlah titik menuju kawasan pemerintahan serta kondisi jalan raya.
Berbagai tanggapan tersebut menunjukkan adanya perhatian publik terhadap transparansi belanja daerah dan penentuan prioritas pembangunan. Namun, penilaian terhadap urgensi proyek perlu mempertimbangkan perencanaan, fungsi, manfaat, dan kebutuhan pembangunan yang ditetapkan pemerintah daerah.
DTRB Belum Beri Tanggapan
Hingga berita ini disusun, Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan terhadap proyek pemagaran tersebut.
Upaya konfirmasi melalui WhatsApp kepada Kepala Bidang Bangunan DTRB Kabupaten Tangerang, Deky Kusmayadi, belum mendapat respons.
Keterangan dari pihak DTRB dan kontraktor masih diperlukan untuk menjelaskan sumber listrik yang digunakan selama pengerjaan, status koordinasi dan perizinannya, serta mekanisme pengawasan proyek.
Klarifikasi tersebut penting agar publik memperoleh informasi yang utuh mengenai pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran daerah tersebut. [Jay/Red]