Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Serahkan Hibah YCAF 2026 kepada 12 Kelompok Pemuda

waktu baca 3 menit
Selasa, 27 Okt 2026 17:23 27 Nazwa

TANGERANG | TD — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyerahkan piagam penghargaan kepada 12 kelompok pemuda terpilih sebagai penerima hibah Microgrant Youth Climate Action Fund (YCAF) Kabupaten Tangerang Tahun 2026, Selasa (27/10/2026). Program ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap gagasan inovatif generasi muda dalam menjawab persoalan lingkungan dan perubahan iklim.

Penyerahan piagam tersebut menandai terpilihnya 12 kelompok pemuda yang dinilai memiliki gagasan untuk membantu mengatasi berbagai persoalan lingkungan di Kabupaten Tangerang. Program YCAF diharapkan dapat mendorong ide-ide tersebut berkembang menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Maesyal Rasyid mengatakan, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi tantangan yang tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja. Permasalahan sampah, pencemaran air, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga risiko bencana akibat perubahan iklim membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda.

Menurutnya, anak muda memiliki potensi besar untuk menghadirkan solusi melalui kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Karena itu, dukungan melalui hibah YCAF tidak hanya ditujukan untuk membantu pendanaan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pemuda untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

“Program ini bukan sekadar memberikan dukungan pendanaan melalui hibah microgrant, melainkan juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Maesyal dalam sambutannya.

Ia berharap para penerima hibah dapat menjalankan program yang telah diusulkan dengan penuh tanggung jawab. Pengelolaan dana juga diminta dilakukan secara transparan dan tepat sasaran agar manfaat dari setiap gagasan dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan sekitar.

Selain itu, Maesyal mendorong agar inisiatif yang dijalankan tidak berhenti setelah program atau pendanaan berakhir. Para penerima hibah diharapkan terus melibatkan masyarakat, mengajak lebih banyak anak muda berpartisipasi, serta mengembangkan praktik baik yang dapat diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Tangerang.

12 Kelompok Terpilih dari 40 Proposal

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, menjelaskan bahwa penetapan penerima hibah dilakukan melalui proses seleksi bertahap. Dari 40 proposal yang masuk pada tahap awal, Dewan Juri menyaringnya menjadi 18 proposal sebelum akhirnya menetapkan 12 kelompok sebagai penerima hibah YCAF 2026.

“Dari proposal awal ada 40, kemudian oleh Dewan Juri dikurangi sampai 18, terus kemudian dari 18 muncul 12 pemenang,” jelas Erwin.

Ia mengatakan, Bappeda akan melaporkan hasil seleksi kepada Bloomberg Philanthropies untuk mempercepat proses penyaluran dana. Setelah penyerahan piagam, pihaknya juga akan melakukan kunjungan langsung kepada kelompok penerima guna mempersiapkan persyaratan administratif dan teknis yang diperlukan.

Erwin berharap dana hibah dapat dicairkan pada pertengahan November 2026 sehingga para penerima bisa segera merealisasikan gagasan yang telah dipresentasikan dan dinyatakan lolos seleksi.

“Dan kita sih berpikir mudah-mudahan di pertengahan November, dana itu sudah cair kepada masing-masing pemenang, sehingga mereka sudah langsung bisa mengimplementasikan gagasan yang telah dipresentasikan ke kita dan sudah kita loloskan sebagai finalis, sebagai pemenang,” ungkapnya.

Usung Inovasi untuk Persoalan Lingkungan

Erwin menerangkan, proposal yang terpilih mengangkat berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Sejumlah gagasan di antaranya pembuatan eco enzyme, pengembangan alat pemantau kualitas udara, serta pembuatan lubang biopori untuk membantu pengendalian banjir.

“Intinya 12 ini pun, proposalnya itu semua terkait dengan persoalan yang ada di lingkungan hidup,” katanya.

Dalam proses penilaian, Bappeda melibatkan juri dari kalangan perguruan tinggi, di antaranya Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), serta perwakilan Bappeda dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang. Bloomberg Philanthropies turut terlibat dalam proses kurasi secara daring.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penyerahan piagam, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melakukan penyiraman eco enzyme ke danau serta penanaman bambu di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui program YCAF 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dukungan terhadap 12 kelompok pemuda dapat melahirkan aksi lingkungan yang berkelanjutan. Selain membantu merealisasikan gagasan terpilih, program ini diharapkan memperluas partisipasi generasi muda dalam menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan di daerah. (*)

LAINNYA