CKG Ungkap 4 Masalah Kesehatan Anak Tangsel, dari Anemia hingga Gangguan Mata

waktu baca 2 menit
Kamis, 17 Sep 2026 17:58 52 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengungkap sejumlah kondisi kesehatan yang ditemukan pada anak-anak melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Benyamin menyebut, terdapat empat kondisi yang perlu mendapat perhatian, terutama pada anak perempuan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Cek kesehatan gratis kita ditemukan fakta bahwa anak-anak seusia mereka ini ada empat kondisi risiko,” kata Benyamin di SMPN 13 Tangsel. Kamis, (17/9/2026).

Kondisi pertama adalah anemia atau kekurangan darah. Menurutnya, anak perempuan menjadi kelompok yang lebih banyak mengalami masalah tersebut sehingga turut menjadi sasaran pemeriksaan.

“Yang pertama adalah anemia. Mereka kekurangan darah. Kenapa yang dikumpulkan anak-anak wanita? Karena mereka yang paling banyak mengalami kekurangan darah,” ujarnya.

Selain anemia, pemeriksaan juga menemukan masalah kesehatan gigi. Sejumlah anak diketahui mengalami gigi berlubang atau kerusakan pada gigi.

Benyamin menyebut, sebagian anak mengalami kecemasan atau stres dalam skala terbatas. Menurutnya, kondisi tersebut dapat dipicu persoalan yang dekat dengan kehidupan pelajar, seperti pekerjaan rumah yang belum selesai, kekhawatiran tidak naik kelas, hingga takut dimarahi orang tua.

“Yang ketiga ada sedikit kecemasan, stres dalam skala yang terbatas. Mungkin PR-nya enggak selesai, takut enggak naik kelas, takut diomelin sama orang tua,” tuturnya.

Sementara itu, kondisi keempat yang ditemukan adalah penurunan ketajaman penglihatan. Benyamin mengaitkannya dengan kebiasaan anak menggunakan telepon seluler dalam jarak dekat.

Akibatnya, sebagian anak mengalami kesulitan melihat tulisan di papan tulis. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada proses belajar.

“Kenapa mereka sering main handphone dalam jarak yang dekat. Sehingga waktu melihat tulisan di papan, mereka enggak jelas. Akhirnya terjadi penurunan belajar mereka,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Tangsel melakukan gerakan pemberian vitamin tambahan, termasuk tablet tambah darah, secara serentak di seluruh wilayah Tangsel.

Benyamin berharap pemberian tersebut tidak hanya dilakukan saat ada kegiatan pemerintah, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh para pelajar.

“Tablet tambah darah ini mudah-mudahan setelah ini kami harapkan mereka bisa melakukan secara mandiri, minum tablet tambah darah,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA