ITTS Resmi Masuk Program WordPress Credits, Jadi Perguruan Tinggi Pertama di Asia Tenggara

waktu baca 4 menit
Kamis, 17 Sep 2026 14:13 29 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan capaian di tingkat internasional dengan resmi bergabung dalam program global WordPress Credits (WP Credits). ITTS tercatat sebagai perguruan tinggi pertama di Asia Tenggara yang masuk dalam program tersebut.

Keikutsertaan ini membuka peluang baru bagi mahasiswa ITTS untuk terlibat langsung dalam ekosistem open-source WordPress berskala global. Tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, mahasiswa juga dapat membangun pengalaman dan portofolio profesional sejak masih menempuh pendidikan.

WordPress Credits merupakan inisiatif internasional dari WordPress Foundation yang dirancang untuk mempertemukan dunia akademik dengan ekosistem digital global.

Melalui program tersebut, kontribusi mahasiswa dalam berbagai proyek WordPress dapat dikonversi menjadi kredit akademik sekaligus diperhitungkan sebagai pengalaman profesional yang setara dengan magang industri.

Terhubung dengan Proyek Nyata Skala Global

Bagi ITTS, keterlibatan dalam WordPress Credits menjadi bagian dari upaya mentransformasi pendidikan teknologi agar semakin selaras dengan kebutuhan industri digital yang berkembang cepat.

Mahasiswa tidak lagi ditempatkan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi didorong untuk terlibat dalam penyelesaian persoalan nyata, menghasilkan karya, serta berkolaborasi dengan komunitas dan pakar dari berbagai negara.

Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan, Ir. Onno Widodo Purbo, M.Eng., Ph.D., mengatakan integrasi kurikulum dengan proyek open-source berskala global menjadi salah satu cara untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman yang relevan dengan dunia profesional.

“Keterlibatan mahasiswa ITTS dalam ekosistem WordPress global bukan sekadar soal mengisi jam kuliah, melainkan bukti bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berkontribusi nyata pada teknologi yang digunakan oleh jutaan situs web di seluruh dunia,” ujar Onno dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Menurut dia, pengalaman langsung tersebut memberikan nilai tambah bagi mahasiswa karena proses pembelajaran tidak berhenti pada teori.

Melalui WP Credits, mahasiswa dapat terlibat dalam pemecahan masalah secara langsung, penulisan kode (coding), hingga kolaborasi lintas budaya. Pengalaman tersebut sekaligus dapat menjadi bagian dari portofolio internasional yang dapat digunakan untuk menunjang karier setelah lulus.

Ruang kontribusi yang tersedia dalam program WordPress Credits juga cukup beragam. Mahasiswa dapat memilih bidang sesuai dengan kompetensi dan minat yang mereka miliki.

“Mahasiswa ITTS dapat menyalurkan kemampuan pada berbagai bidang kontribusi, mulai dari pengembangan perangkat lunak (coding), desain antarmuka (UI/UX), keamanan siber, lokalisasi bahasa, hingga dokumentasi teknis,” jelas Onno.

Pendekatan tersebut mendorong perubahan pola pembelajaran dari mahasiswa sebagai pengguna menjadi pencipta dan kontributor aktif dalam ekosistem teknologi global.

Pengalaman dan rekam jejak kontribusi yang dibangun sejak bangku kuliah diharapkan dapat menjadi modal ketika mahasiswa menyelesaikan studi dan memasuki dunia kerja.

Memperkuat Regenerasi Ekosistem Open-Source

Keterlibatan perguruan tinggi dalam WordPress Credits juga menjadi bagian dari upaya memperluas dan menjaga keberlanjutan komunitas open-source di tingkat global.

Perwakilan WordPress Foundation, Pooja Derashri, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menekankan pentingnya hubungan antara institusi pendidikan dan ekosistem industri digital dalam mempersiapkan generasi kontributor berikutnya.

“Bagi WordPress, ini merupakan langkah besar dalam regenerasi dan rekrutmen kontributor dunia, standardisasi serta peningkatan kualitas kontribusi, mendorong inklusi dan demokratisasi akses digital, menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan industri, serta memperkuat ekosistem open-source dunia,” kata Pooja.

Program WordPress Credits pertama kali diluncurkan melalui kerja sama dengan Universitas Pisa dan diumumkan kepada publik dalam ajang internasional WordCamp Europe 2025.

Dari Tangerang Selatan ke Panggung Dunia

Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada teknologi informasi dan berbasis di Tangerang Selatan, Banten, ITTS terus mengembangkan pendidikan yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan ekosistem teknologi global.

Di bawah kepemimpinan Rektor Onno W. Purbo, kurikulum kampus diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam ekosistem profesional internasional sebelum menyelesaikan studi.

Masuknya ITTS ke dalam WordPress Credits menjadi salah satu jalur bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam proyek teknologi global tanpa harus menunggu hingga menyandang gelar sarjana.

Melalui ekosistem tersebut, mahasiswa dapat belajar, berkarya, berkolaborasi, sekaligus membangun rekam jejak profesional sejak bangku kuliah.

Bagi ITTS, keterlibatan dalam program global ini juga menegaskan bahwa pengembangan talenta teknologi tidak lagi dibatasi oleh batas geografis. Mahasiswa dari Tangerang Selatan memiliki ruang untuk berkontribusi dalam ekosistem teknologi yang digunakan masyarakat di berbagai belahan dunia. (*)

LAINNYA