Dr. Warsito Resmi Pimpin UMT Periode 2025–2029

waktu baca 2 menit
Kamis, 17 Sep 2026 16:19 61 Redaksi

YOGYAKARTA | TD – Dr. Warsito, M.Si, resmi memimpin Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) sebagai Rektor untuk periode 2025–2029 setelah menerima Surat Keputusan (SK) Rektor Definitif dari Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kamis (17/9/2026).

Penyerahan SK Rektor Definitif tersebut berlangsung secara simbolik di Kantor Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Yogyakarta. Dr. Warsito menggantikan almarhum Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., yang meninggal dunia pada 28 Agustus 2026.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., didampingi Sekretaris dan Bendahara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Usai menerima SK, Dr. Warsito menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia juga menyatakan komitmennya untuk meneruskan pembangunan yang telah dilakukan almarhum Dr. Desri Arwen selama memimpin UMT.

“Terima kasih atas amanah ini, semoga bisa meneruskan yang sudah dibangun oleh almarhum Dr. Desri Arwen, M.Pd. untuk UMT agar bisa lebih maju dan membesarkan kampus,” ujar Dr. Warsito.

Dalam agenda penyerahan SK tersebut, Dr. Warsito didampingi Wakil Rektor II UMT Dr. H. M. Imam Muttaqijn, M.M., Wakil Rektor III Dr. Asrori Mukhtarom, S.H., M.A., serta Sekretaris Universitas Agus Kristian, M.I.Kom.

Penetapan Rektor UMT dilakukan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh PP Muhammadiyah dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

“Pemilihan Rektor sesuai dengan aturan dan mekanisme yang sudah ditetapkan oleh PP Muhammadiyah dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, maka diharapkan kekompakan dalam mengembangkan UMT,” ungkap Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Dengan diterimanya SK definitif tersebut, Dr. Warsito resmi menjalankan amanah sebagai Rektor UMT untuk masa jabatan 2025–2029.

Kepemimpinan Dr. Warsito diharapkan dapat melanjutkan pengembangan UMT dengan dukungan seluruh civitas akademika. Kekompakan dan sinergi internal menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program serta memperkuat kontribusi UMT sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah bagi masyarakat. (*)

LAINNYA