Sinar Mas Land dan Kemenekraf Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif di Banten

waktu baca 4 menit
Rabu, 16 Sep 2026 20:16 45 Redaksi

TANGERANG | TD — Sinar Mas Land melalui PT Surya Inter Wisesa selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus Ekonomi Kreatif dan Teknologi (KEK ETKI) Banten menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Banten.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Collaboration on Creative Economy Development pada 14 September 2026.

Penandatanganan dilakukan Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty dan Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati.

Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pengembangan industri kreatif sekaligus membuka peluang investasi di sektor ekonomi kreatif Indonesia.

Penandatanganan MoU berlangsung dalam rangkaian Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City, 14–15 September 2026.

Forum yang mengusung tema “Application as the New Engine of Creative Economy Growth” tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, serta pemangku kepentingan teknologi dan ekonomi kreatif untuk membahas perkembangan industri aplikasi dan perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Melalui kerja sama tersebut, KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI akan mendorong kolaborasi dalam sejumlah bidang, mulai dari pertukaran informasi, pengembangan talenta dan sumber daya manusia, fasilitasi serta penguatan regulasi dan perizinan, hingga penjajakan peluang investasi di sektor ekonomi kreatif.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya mengatakan perkembangan aplikasi digital telah mengubah posisi subsektor tersebut dalam perekonomian.

“Hampir semua sisi kehidupan kita saat ini berdampingan dengan aplikasi. Seiring perkembangan tersebut, subsektor pengembangan aplikasi digital di Indonesia telah bergeser peran, tidak lagi sekadar menjadi instrumen pendukung operasional bisnis, melainkan menjadi mesin utama penggerak ekonomi, termasuk pertumbuhan ekonomi kreatif,” kata Teuku Riefky.

Menurut dia, penguatan kolaborasi antara KEK ETKI Banten dan Pemerintah Provinsi Banten diperlukan agar sektor ekonomi kreatif semakin memberikan nilai tambah, membuka lapangan pekerjaan, serta berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) daerah.

“Terlebih, Provinsi Banten menjadi salah satu dari lima besar daerah dengan investasi dan ekspor yang masuk ke sektor ekonomi kreatif. Dengan potensi tersebut, saya melihat kontribusi Sinar Mas Land melalui KEK ETKI Banten memiliki peran penting yang perlu terus kita tumbuhkembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty mengatakan ekonomi kreatif berpotensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru karena tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga mendorong inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan akses ke pasar global.

“Kami melihat ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, karena sektor ini tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja, dan membuka akses ke pasar global,” kata Lindawaty.

Ia mengatakan KEK ETKI Banten ingin menghadirkan ruang bagi pelaku industri dan talenta kreatif untuk tumbuh, menghasilkan karya, serta mengembangkan usaha.

Melalui kolaborasi dengan Kemenekraf/Bekraf RI, KEK ETKI Banten diharapkan dapat terhubung dengan kebutuhan industri dan peluang investasi di sektor ekonomi kreatif.

“Dengan dukungan ekosistem yang terintegrasi, KEK ETKI Banten dapat menjadi salah satu ruang yang mendorong lahirnya inovasi serta kegiatan ekonomi kreatif yang memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Berlanjut Sejak 2025

Kerja sama yang ditandatangani pada September 2026 tersebut memperkuat kolaborasi yang telah berjalan antara KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI sejak 2025.

Sejumlah inisiatif sebelumnya telah dilakukan, antara lain partisipasi dalam Dubai Investment Forum, business matching dengan calon investor, serta diskusi mengenai potensi investasi pada subsektor film, animasi, dan video.

Berbagai inisiatif tersebut diarahkan untuk membangun konektivitas antara potensi kawasan ekonomi khusus, kebutuhan industri, dan peluang pengembangan ekonomi kreatif.

Ke depan, sinergi KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI diharapkan tidak hanya memperluas peluang investasi, tetapi juga mendorong pengembangan inovasi, talenta, dan sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

Dengan mempertemukan pemerintah, dunia usaha, pelaku industri, dan talenta dalam satu ekosistem, KEK ETKI Banten diharapkan dapat mengambil bagian dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia sekaligus memperkuat daya saingnya di pasar global. (*)

LAINNYA