Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, saat memberikan wawancara terkait kegiatan sosial komunitas Balapentas yang rutin dilakukan setiap tahun untuk mendukung pendidikan dan kemanusiaan di masyarakat. (Foto: Ist)KOTA TANGSEL | TD — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangael), Deden Deni, mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar komunitas Balapentas karena dinilai membantu meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan di masyarakat.
Menurut Deden, kegiatan Balapentas merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Ia bahkan mengaku hampir selalu hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan sosial di bidang pendidikan.
Ia menilai Balapentas tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan, tetapi juga terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Hal itu terlihat dari kegiatan pemberian bantuan kepada anak yatim berupa bingkisan dan dukungan lainnya.
“Balapentas bukan hanya peduli terhadap pendidikan, tetapi juga peduli terhadap kemanusiaan. Hari ini mereka memberikan bantuan kepada anak yatim,” ujarnya. Senin, (16/3/2026).
Deden menyebut peran komunitas seperti Balapentas sangat penting karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menangani berbagai persoalan pendidikan di daerah.
Menurutnya, Balapentas juga membantu membiayai pendidikan sejumlah anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menularkan semangat kepedulian kepada masyarakat luas agar semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi dalam mendukung akses pendidikan di Tangsel.
“Harapannya tidak ada lagi anak-anak di Tangsel yang tidak sekolah karena keterbatasan ekonomi,” katanya.
Ketua Yayasan Balapentas Tangsel, Satiyan, mengatakan bahwa kegiatan pemberian bingkisan Lebaran kepada 40 janda serta santunan kepada 40 anak yatim piatu merupakan agenda sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh yayasan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Balapentas terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus upaya menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
“Kami ingin Balapentas tidak hanya hadir dalam dunia pendidikan, tetapi juga memberi manfaat secara langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat sedikit meringankan beban para janda dan anak-anak yatim piatu, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ungkapnya.
Ia juga berharap ke depan semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial serupa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di Kota Tangsel. (Idris Ibrahim)