Bupati Maesyal Hadiri Blood Service UDD PMI Kabupaten Tangerang, Tekankan Pentingnya Pelayanan Cepat di IGD

waktu baca 2 minutes
Rabu, 26 Nov 2025 22:44 0 Nazwa

TANGERANG | TD Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Blood Service Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang dalam agenda Gathering Rumah Sakit dan Bank Darah Rumah Sakit.

Acara tersebut mempertemukan pimpinan rumah sakit, tenaga medis, dan pengelola bank darah dari seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung di Ballroom Mahogani Hotel Aryaduta, Kelapa Dua, Rabu (26/11/25).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberadaan Blood Service UDD memiliki peran strategis karena menghubungkan seluruh pemangku kepentingan layanan kesehatan, baik rumah sakit negeri maupun swasta. Momentum ini juga disebut sebagai sarana memperkuat koordinasi serta meningkatkan mutu layanan transfusi darah bagi masyarakat.

“Pertemuan seperti ini sangat bermanfaat karena menghadirkan seluruh rekan rumah sakit. Ini dapat menambah wawasan, memperkuat sinergi, dan meningkatkan semangat kita dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pasien,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia juga mengingatkan pentingnya pelayanan cepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bupati meminta setiap rumah sakit memastikan penanganan pasien darurat tidak terkendala proses administrasi.

“Pasien yang datang ke IGD membutuhkan tindakan segera. Begitu tiba, harus langsung ditangani tanpa pertanyaan panjang tentang domisili atau administrasi lain. Semua itu bisa dipenuhi setelah kondisi pasien tertangani,” tegasnya.

Bupati menambahkan, Pemkab Tangerang bersama PMI terus memastikan ketersediaan darah aman untuk berbagai kebutuhan medis, mulai dari operasi hingga kondisi kegawatdaruratan. Pemerintah juga mendorong peningkatan kegiatan donor darah serta mengajak masyarakat terlibat aktif.

“Saya sudah berdiskusi dengan PMI. Insya Allah ketersediaan darah di Kabupaten Tangerang tetap terjaga. Kegiatan donor darah juga harus terus ditingkatkan karena kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Saya berharap masyarakat ikut berpartisipasi,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa anggaran sektor kesehatan di Kabupaten Tangerang mencapai 24–25 persen dari APBD, jauh di atas ketentuan nasional yang hanya sekitar 10 persen.

“Anggaran ini juga mencakup pembiayaan klaim darah bagi pasien di rumah sakit pemerintah, dengan alokasi sekitar Rp25 miliar setiap tahun yang sepenuhnya ditanggung APBD,” jelasnya.

Menutup sambutan, Bupati memberikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Tangerang, UDD PMI, seluruh rumah sakit, dan tenaga kesehatan yang terus berkomitmen memberikan layanan terbaik.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada PMI, rumah sakit, dan seluruh tenaga medis. Jangan lelah melayani masyarakat. Pelayanan yang cepat, tulus, dan bertanggung jawab adalah amal mulia. Rumah sakit akan maju jika pelayanannya baik,” tutupnya. (*)

LAINNYA