Wali Kota Tangerang H. Sachrudin meninjau langsung kondisi Sungai Cisadane bersama jajaran terkait, Sabtu (12/09/2026), menyusul penurunan debit air hingga sekitar 40 sentimeter dari kondisi normal. (Foto: Ist) KOTA TANGERANG | TD – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, turun langsung meninjau kondisi Sungai Cisadane di tengah menurunnya debit air yang menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Sabtu (12/09/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran PDAM Tirta Benteng dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang. Sachrudin menyusuri aliran Sungai Cisadane untuk melihat secara langsung kondisi air baku yang menjadi salah satu sumber utama dalam pengolahan air bersih bagi masyarakat.
Dari hasil pemantauan, Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane terpantau mengalami penurunan hingga sekitar 40 sentimeter dari kondisi normal. Situasi tersebut menjadi perhatian karena debit air berkaitan dengan ketersediaan air baku untuk kebutuhan pengolahan dan pelayanan air bersih.
Sachrudin mengatakan, kondisi Sungai Cisadane perlu terus dipantau, terutama dengan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi ketersediaan air. Pemkot Tangerang bersama PDAM Tirta Benteng pun menyiapkan langkah teknis untuk mengantisipasi dampak penurunan debit air.
“Aduan dan masukan dari masyarakat menjadi perhatian kami. Dengan kondisi cuaca seperti sekarang, kami terus melakukan berbagai langkah agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi dan pelayanan tetap berjalan dengan baik,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, pemantauan langsung diperlukan untuk memastikan kondisi sumber air baku tetap terkontrol sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah antisipasi apabila debit Sungai Cisadane kembali mengalami perubahan.
Selain memastikan kesiapan pemerintah, Sachrudin juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak. Penghematan air dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air di tengah kondisi debit sungai yang menurun.
“Air bersih adalah kebutuhan kita bersama. Karena itu, mari gunakan air secukupnya dan sehemat mungkin. Di saat yang sama, kita juga harus menjaga Sungai Cisadane, tidak membuang sampah sembarangan, dan merawat lingkungan di sepanjang bantaran sungai,” pesannya.
Sachrudin menegaskan, Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kota Tangerang. Karena itu, kondisi dan kelestarian sungai harus menjadi perhatian bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat.
“Yang kita jaga hari ini bukan hanya aliran air, tetapi keberlangsungan kehidupan masyarakat. Pemerintah akan terus memastikan layanan air bersih tetap tersedia, dan kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga sumber air kita. Karena Cisadane adalah bagian penting dari kehidupan Kota Tangerang,” pungkasnya. (*)