Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Pesantren Tuntas Dapat Program Aspontren dan Sanitren

waktu baca 3 menit
Selasa, 8 Sep 2026 12:16 40 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menargetkan sekitar 1.100 pondok pesantren di wilayahnya dapat tersentuh program Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) dan Sanitasi Pondok Pesantren (Sanitren) dalam tiga tahun ke depan.

Target tersebut disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka fasilitasi pelaksanaan bantuan program Aspontren dan Sanitren di Hotel Lemo, Selasa (8/9/2026).

Maesyal mengatakan, program tersebut akan terus diperluas secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Ia berharap seluruh pesantren yang menjadi sasaran program dapat memperoleh bantuan dalam waktu tiga tahun.

“Kita ingin tuntaskan 1.100 yang mendapatkan program Sanitasi Pondok Pesantren dan juga program Asrama Pondok Pesantren. Jadi nanti untuk tahun 2027 ditambah lagi, saya ingin tiga tahun ke depan itu tuntas semuanya atau jangan terlalu banyak sisanya,” kata Maesyal.

Menurut Maesyal, Pemkab Tangerang telah menyalurkan bantuan pembangunan asrama kepada 75 pondok pesantren pada 2025. Jumlah penerima kemudian meningkat dua kali lipat menjadi 150 pondok pesantren pada 2026.

“Tahun 2025 sudah kita bangunkan asrama pondok pesantren sebanyak 75 dan sanitasinya juga sudah kita bangunkan dulu. Sekarang kita bangunkan pondok pesantren asramanya sebanyak 150, naik dua kali lipat dari tahun lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah penerima bantuan akan kembali ditingkatkan pada 2027 dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

“Insyaallah mohon doanya dari para kiai dan para ulama, nanti 2027 kita tambah lagi jumlahnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah karena pondok pesantren yang ada di Kabupaten Tangerang kurang lebih ada 1.100,” katanya.

Maesyal menegaskan, program Aspontren dan Sanitren tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan pesantren dan sumber daya manusia, khususnya para santri.

Penyediaan asrama dan sanitasi yang layak, kata dia, diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan sehat sehingga para santri dapat belajar dengan lebih baik serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

“Program yang muncul dari ide Pak Zaki ini akan terus kita lanjutkan dan tingkatkan. Asrama dan Sanitren ini penting sekali kita perbaiki, kita bangun untuk meningkatkan semangat belajar para santri yang akan melanjutkan perjuangan para kiai, para ustadz dan para ustadzah yang ada di Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Selain pembangunan sarana pesantren, Maesyal juga meminta para kiai, pimpinan dan pengurus pondok pesantren terus memperkuat pembinaan terhadap santri dan umat.

Menurutnya, santri merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus yang nantinya diharapkan mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, umat dan bangsa.

“Kepada para kiai, para pimpinan pondok pesantren untuk terus membina umat dan santrinya supaya bisa mandiri dan semangat belajarnya. Santri itu adalah pimpinan kita yang akan datang, khususnya dalam membimbing, membina umat serta melanjutkan perjuangan dan tugas-tugas para kiai, ustadz dan para ustadzah,” pungkasnya. (*)

LAINNYA