GOPTKI Tangsel Gelar Khitanan Massal 3 Tahun Berturut-turut, Wujud Kepedulian untuk Kesehatan Anak

waktu baca 2 menit
Kamis, 18 Jun 2026 16:57 36 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Gabungan Organisasi Penyelenggaraan Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Kota Tangerang Selatan kembali menggelar khitanan massal. Program sosial ini sudah berjalan tiga tahun berturut-turut sebagai bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap kesehatan anak dan keluarga.

Kegiatan tahun ini berlangsung di RSUD Pondok Aren, Kamis (18/6/2026). Sebanyak 57 anak usia 3 hingga 11 tahun dari berbagai wilayah Kota Tangsel mengikuti khitan massal secara gratis.

Ketua GOPTKI Kota Tangsel Monalisa Indrawati Bambang mengatakan, khitanan massal merupakan program rutin yang konsisten dijalankan. Konsistensi itu menjadi bukti komitmen organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi penerus.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah tiga tahun berturut-turut kami laksanakan. Ini bentuk nyata kepedulian kami pada kesehatan anak sekaligus dukungan bagi keluarga di Kota Tangerang Selatan,” ujar Monalisa.

Khitanan massal 2026 mengusung tema “Wujud Kepedulian GOPTKI Kota Tangerang Selatan untuk Kesehatan dan Masa Depan Generasi Penerus Bangsa”. Tema tersebut menegaskan fokus GOPTKI mencetak generasi yang sehat, mandiri, dan berakhlak baik.

Monalisa menilai kesehatan anak adalah investasi jangka panjang bangsa. Anak yang sehat akan lebih optimal dalam belajar, berkembang, dan berkontribusi di masa depan.

“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat kesehatan sekaligus menjadi bagian dari pembentukan generasi yang sehat, cerdas, rajin belajar, dan berbakti kepada orang tua,” katanya.

Pada kesempatan itu Monalisa juga memberi motivasi kepada peserta. Ia mengapresiasi keberanian 57 anak yang mengikuti khitan tanpa ragu.

“Hari ini kalian anak-anak hebat dan pemberani. Semoga setelah khitan semakin sehat, kuat, bahagia, dan punya masa depan cerah,” pesannya.

GOPTKI Tangsel juga menyampaikan apresiasi kepada RSUD Pondok Aren yang berkolaborasi menyediakan tenaga medis dan fasilitas. Kolaborasi dengan rumah sakit pemerintah dinilai memastikan khitanan massal berjalan aman dan profesional.

“Semoga kegiatan ini menjadi manfaat besar bagi peserta dan keluarga, serta ladang amal bagi semua pihak yang berpartisipasi,” tutup Monalisa. (*)

LAINNYA