Bupati Tangerang Buka Porseni Perawat Banten, Tekankan Peran Vital Tenaga Kesehatan

waktu baca 3 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 22:04 35 Nazwa

TANGERANG | TD Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Perawat Tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Banten di Citra Raya Sport Club, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/6/2026).

Ajang yang mempertemukan perawat dari delapan kabupaten/kota se-Banten tersebut tidak hanya menjadi sarana kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga wadah mempererat hubungan antar tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keperawatan.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porseni Perawat Banten. Menurut dia, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus bukti komitmen daerah dalam mendukung pengembangan profesi tenaga kesehatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah. Ini merupakan penghargaan sekaligus kebanggaan bagi kami,” ujar Maesyal.

Lebih lanjut, Maesyal menegaskan bahwa perawat memiliki peran yang sangat strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Keberadaan perawat, kata dia, menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat di fasilitas kesehatan.

Menurutnya, perawat bukan hanya bertugas mendampingi dokter, tetapi juga menjadi garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pasien, mulai dari proses pemeriksaan, perawatan, hingga pemulihan.

“Perawat memiliki kontribusi yang sangat besar dalam pelayanan kesehatan. Tanpa perawat, pelayanan kepada pasien tidak akan berjalan optimal. Mereka adalah bagian penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang baik,” katanya.

Ia menilai kegiatan olahraga dan seni seperti Porseni memiliki manfaat ganda bagi tenaga kesehatan. Selain menjaga kebugaran fisik, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan bakat, meningkatkan semangat kebersamaan, serta memperkuat mentalitas kompetitif yang sehat.

Dalam kesempatan itu, Maesyal juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia berharap seluruh peserta menjadikan ajang tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi antarperawat dari berbagai daerah di Provinsi Banten.

Bupati Tangerang turut menyoroti dedikasi para perawat yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat. Pengalaman tersebut, menurutnya, menunjukkan tingginya profesionalisme dan kepedulian para perawat terhadap keselamatan pasien.

“Sering kali kita melihat bagaimana perawat bergerak cepat memberikan pertolongan tanpa melihat latar belakang pasien terlebih dahulu. Semangat pengabdian seperti inilah yang harus terus dijaga dan menjadi kebanggaan profesi perawat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Maesyal mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme guna mendukung berbagai program pembangunan kesehatan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Banten, Murhabibi, mengatakan Porseni Perawat Banten tahun ini diikuti kontingen dari delapan kabupaten/kota se-Banten. Berbagai cabang olahraga dan seni dipertandingkan, mulai dari futsal, bulu tangkis, tenis meja, catur, paduan suara, stand up comedy, hingga lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas dan persaudaraan antarperawat yang memiliki latar belakang profesi dan semangat pengabdian yang sama.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali persaudaraan antarperawat serta memperkuat kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Murhabibi.

Porseni Perawat Banten diharapkan menjadi agenda yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memperkuat peran tenaga keperawatan sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan sektor kesehatan di Provinsi Banten. (*)

LAINNYA