TANGERANG | TD — Milad ke-17 Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menjadi momentum untuk memperkuat visi sebagai kampus unggul yang berdaya saing global menuju World Class University. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Jenderal Soedirman, Kampus UMT, Jalan Perintis Kemerdekaan I, Kota Tangerang, Senin (3/8/2026).
Mengusung tema “Unggul, Inklusif, dan Berdampak” serta semangat #MUGA (Make UMT Great Again), peringatan Milad ke-17 menjadi ajang refleksi atas perjalanan UMT sekaligus penegasan arah pengembangan institusi agar semakin berkualitas dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Rektor UMT, Prof. Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., mengatakan usia ke-17 menjadi tonggak penting untuk mensyukuri perjalanan UMT sejak menerima Surat Keputusan pendirian pada 3 Agustus 2009. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih menjadi modal untuk mempercepat transformasi UMT sebagai universitas berkelas dunia.
“Keunggulan yang kami bangun mencakup Catur Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kami ingin UMT memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujar Desri.
Ia menjelaskan, UMT saat ini memiliki 36 program studi dengan sembilan program studi telah meraih status unggul. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan saat dirinya mulai memimpin UMT, ketika kampus itu baru memiliki dua program studi unggul dan akreditasi institusi belum memperoleh predikat unggul.
“Target kami berikutnya adalah seluruh program studi menjadi unggul sehingga kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.
Selain meningkatkan mutu akademik, UMT juga terus mengembangkan kapasitas kelembagaan. Salah satu program strategis yang tengah dipersiapkan ialah pendirian Fakultas Kedokteran.
Desri mengungkapkan proses pendirian Fakultas Kedokteran UMT telah mencapai sekitar 90 persen. Ia berharap seluruh tahapan perizinan dapat segera diselesaikan sehingga fakultas tersebut bisa mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ini.
“Mendirikan Fakultas Kedokteran memang tidak mudah, tetapi kami optimistis prosesnya segera selesai sehingga UMT dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di bidang kesehatan,” ujarnya.
Dalam pidato refleksinya, Desri juga mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan setiap tantangan sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas institusi. Menurutnya, integritas, kesabaran, dan semangat kebersamaan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan UMT sebagai kampus unggul yang berdampak.
Sidang Senat Terbuka turut menjadi ruang bagi anggota senat menyampaikan berbagai aspirasi dan gagasan sebagai masukan bagi pengembangan universitas. Melalui semangat #MUGA (Make UMT Great Again), UMT berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta media untuk mewujudkan visi sebagai World Class University, Islamic, Based Green Industry. (*)