GEA Aesthetic dan Croma-Pharma Luncurkan PolyPhil®, Inovasi Regenerative Aesthetics di Indonesia

waktu baca 3 menit
Sabtu, 13 Jun 2026 17:41 167 Redaksi

TANGERANG | TD — GEA Aesthetic bersama Croma-Pharma resmi meluncurkan PolyPhil®, inovasi regenerative aesthetics berbasis polynucleotide (PN) yang dikembangkan dengan teknologi Eropa. Kehadiran produk ini menandai langkah baru dalam perkembangan perawatan estetika regeneratif di Indonesia dengan pendekatan yang berfokus pada peningkatan kualitas dan kesehatan kulit jangka panjang.

PolyPhil® dirancang untuk membantu memperbaiki kualitas kulit melalui stimulasi proses regenerasi alami tubuh. Produk ini memanfaatkan teknologi PN-HPT® (Polynucleotide Highly Purified Technology) yang menggunakan polynucleotide dari DNA ikan trout untuk mendukung aktivitas fibroblast, merangsang produksi kolagen dan elastin, meningkatkan hidrasi, serta membantu proses perbaikan jaringan kulit secara alami.

Peluncuran PolyPhil® dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perawatan estetika yang tidak hanya berorientasi pada koreksi tanda-tanda penuaan, tetapi juga pada pemeliharaan kesehatan kulit secara menyeluruh.

General Manager GEA Aesthetic, Inneke Huang, mengatakan kehadiran PolyPhil® merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi estetika berbasis sains, keamanan, dan hasil yang natural.

“PolyPhil® didukung oleh lebih dari 20 tahun pengalaman penggunaan klinis di Eropa, lebih dari 80 publikasi ilmiah peer-reviewed, serta teknologi PN-HPT® yang menghasilkan polynucleotide dengan tingkat kemurnian tinggi dan kualitas yang konsisten. Kami percaya kehadiran PolyPhil® dapat menjadi pilihan terapi regenerative aesthetics bagi dokter dan pasien di Indonesia,” ujar Inneke, pada peluncuran produk tersebut di ICE BSD, Sabtu, 13 Juni 2026.

Menurutnya, PolyPhil® dapat digunakan sebagai bagian dari program skin rejuvenation maupun preventive anti-aging untuk membantu memperbaiki kualitas kulit, mengurangi tampilan bekas jerawat, menyamarkan garis halus, memperbaiki tekstur kulit, hingga perawatan area sensitif seperti bawah mata.

Selain untuk perawatan kulit wajah, PolyPhil® juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala, serta sebagai persiapan sebelum menjalani berbagai prosedur estetika lainnya, seperti filler, botulinum toxin, chemical peeling, maupun laser treatment.

Untuk memenuhi kebutuhan yang beragam, PolyPhil® hadir dalam empat varian, yakni PolyPhil™ untuk skin rejuvenation dan peningkatan kualitas kulit, PolyPhil™ Next yang mengombinasikan polynucleotide dan hyaluronic acid guna mendukung hidrasi sekaligus regenerasi kulit, PolyPhil™ Eye yang diformulasikan khusus untuk area sekitar mata, serta PolyPhil™ Hair untuk mendukung kesehatan kulit kepala dan rambut.

Peluncuran PolyPhil® turut diramaikan dengan diskusi ilmiah yang menghadirkan para ahli estetika medis dari dalam dan luar negeri. Salah satu pembicara internasional yang hadir adalah Dr. med. univ. Konstantin Frank dari Munich, Jerman, yang memaparkan perkembangan regenerative aesthetics serta pemanfaatan teknologi polynucleotide dalam praktik estetika modern.

Dalam presentasinya, Dr. Frank menjelaskan bahwa kualitas dan keamanan produk berbasis polynucleotide sangat dipengaruhi oleh sumber bahan baku dan proses pemurnian yang digunakan. PolyPhil® menggunakan DNA ikan trout air tawar dari peternakan terkontrol di Eropa yang diproses melalui teknologi PN-HPT®, sehingga menghasilkan produk dengan tingkat kemurnian dan konsistensi yang tinggi.

Acara tersebut juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman bersama dr. Ide Bagoes Insani, Sp.BP-RE, yang membahas kolaborasi bersama GEA Aesthetic dan Croma-Pharma serta potensi pemanfaatan PolyPhil® dalam menjawab kebutuhan pasar aesthetic medicine yang terus berkembang di Indonesia.

Melalui peluncuran PolyPhil®, GEA Aesthetic dan Croma-Pharma menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi berbasis sains yang mendukung pendekatan perawatan kulit yang lebih regeneratif, natural, dan berorientasi pada kesehatan kulit jangka panjang. (*)

LAINNYA