Banten/NasionalBeritaKab. TangerangPemilu

Dana Parpol Dinaikkan 100 Persen, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang: Besarannya Belum Ideal

40
×

Dana Parpol Dinaikkan 100 Persen, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang: Besarannya Belum Ideal

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail. (Foto: Istimewa)
Bagikan:

KABUPATEN TANGERANG | TD — Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail, menyebut hibah bantuan keuangan bagi parpol di daerahnya naik 100 persen dari Rp1.500 menjadi Rp3.000 per suara pemilih.

“Sudah beberapa tahun tidak ada kenaikan, karena sejak 2021 hingga 2023 dana hibah parpol di Kabupaten Tangerang ini hanya Rp1.500 per suara. Baru tahun ini saja dinaikkan jadi Rp3.000,” ujarnya kepada wartawan di kantor DPRD setempat, Tigaraksa, Selasa sore, 14 Mei 2024.

Kholid menyampaikan, kenaikan tersebut bukanlah usulan parpol di daerahnya, melainkan didasarkan pada amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang partai politik dimana bantuan keuangan parpol diberikan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) atau daerah (APBD).

“Ini juga didukung adanya surat edaran dari Kemendagri yang isi meminta Pemda agar menaikkan dana hibah untuk parpol,” katanya.

Diketahui, berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Tangerang Nomor 112/HK.03.01.Kpts./3603/KPU-Kab/VIII/2019 tentang peroleh kursi DPRD, pada Pemilu 2019 di daerah ini hanya 10 parpol yang berhasil mengantarkan kadernya meraih kursi legislatif. Parpol dimaksud yakni PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, PKB, PPP, PAN, NasDem, dan Hanura, yang semuanya kemudian mendapat insentif dari negara berupa bantuan hibah keuangan parpol.

Dana parpol ini diberikan oleh pemerintah setiap tahun yang peruntukannya diprioritaskan bagi kegiatan pendidikan politik anggota parpol bersangkutan dan masyarakat serta bisa digunakan untuk operasional sekretariat parpol. Intinya, menurut Kholid, dana bantuan tersebut sebagai insentif negara dalam mendukung penguatan sistem kaderisasi dan penguatan kelembagaan parpol.

Walaupun tahun ini naik, namun Kholid mengaku besaran kenaikannya masih belum memadai. Kata dia, idealnya parpol di Kabupaten Tangerang bisa memperoleh bantuan Rp10.000 per suara sah.

Bukan itu saja, lanjut dia, dana hibah parpol didaerahnya terbilang paling kecil di banding Kota Tangerang dan Kota Tangsel. “Kalau tidak salah, Kota Tangerang dan Kota Tangsel Rp5.000, sedangkan Provinsi Banten itu hampir Rp10.000 per suara sah,” terang politisi PDI Perjuangan ini.

Dia memaklumi jika nilai bantuan dana hibah untuk parpol di daerahnya kalah dengan Kota Tangerang dan Kota Tangsel. Pasalnya jumlah pemilih Pemilu lebih banyak dibanding dari kedua wilayah itu.

“Akan kita coba diusulkan untuk ditingkatkan lagi di tahun-tahun berikut sehingga besarannya bisa sesuai dengan yang diharapkan,”pungkasnya. (Jay/Red)

Bagikan: