Rayakan HUT ke-81 RI, Tangsel Catat Kinerja Gemilang di Berbagai Sektor

waktu baca 3 menit
Senin, 17 Agu 2026 19:40 38 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan memaparkan berbagai capaian kinerja sepanjang periode 2025 hingga pertengahan 2026.

Capaian tersebut mencakup sektor tata kelola pemerintahan, keuangan daerah, pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan, hingga transformasi layanan publik berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, yang mewakili Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa sederet prestasi ini merupakan bentuk perwujudan tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di tingkat daerah.

Asep merinci capaian kinerja tersebut melalui pemaparan langsung mengenai kondisi tata kelola dan keuangan daerah.

“Tahun 2025 menjadi pembuktian bagi tata kelola pemerintahan kami. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025, Tangsel berhasil masuk dalam tiga besar nasional dengan skor 3,8023 berstatus ‘tinggi’. Kami juga bangga meraih peringkat pertama nasional untuk kategori pengelolaan kinerja oleh BKN,” ujar Asep dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Dari sisi keuangan, Pemkot Tangsel mencatat pendapatan daerah sebesar Rp8,38 triliun, melampaui target.

Dengan beban daerah Rp4,02 triliun, Pemkot Tangsel membukukan surplus Rp4,30 triliun dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp478,59 miliar, serta total aset daerah yang mencapai Rp31,37 triliun per 31 Desember 2025.

Sektor Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial

Asep juga menyoroti performa ekonomi yang kian membaik.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang stabil berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.

“Pertumbuhan ekonomi kita pada triwulan II 2025 mencapai 5,24% secara year-on-year. Investasi pun terus mengalir melampaui target, dengan realisasi Rp9,07 triliun pada 2024. Dampaknya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil kita tekan hingga ke angka 5,09%,” jelasnya.

Terkait kesejahteraan sosial, Pemkot Tangsel saat ini memegang rekor angka kemiskinan terendah di Provinsi Banten, yakni 2,36%.

“Kami juga mendapatkan apresiasi sebagai Terbaik III Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri untuk penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting. Target kita jelas, prevalensi stunting harus turun menjadi 7,05% pada 2027,” ungkap Asep.

Selain itu, sebagai langkah nyata dalam transformasi digital, Asep menekankan keberhasilan peluncuran platform layanan terpadu “Tangsel One” yang diluncurkan pada 30 April 2026.

“Untuk mendekatkan pelayanan, kami resmi meluncurkan Tangsel One dengan asisten virtual Helita. Warga kini bisa mengakses informasi pemerintahan, menyampaikan pengaduan, hingga mengurus perizinan melalui WhatsApp tanpa harus datang ke kantor. Inovasi ini bahkan menjadi rujukan atau lokus studi lapangan bagi pemerintah daerah lain,” jelasnya.

Asep juga mengajak seluruh warga Tangsel untuk merayakan kemerdekaan dengan semangat gotong royong, baik melalui pemasangan atribut bendera maupun partisipasi aktif dalam pembangunan.

“Kemerdekaan sejati berarti warga yang aktif, kritis, dan turut mengawasi jalannya pembangunan daerah. Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 RI ini sebagai ruang refleksi agar pelayanan dan pembangunan ke depan semakin tepat sasaran bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkas dia. (*)

LAINNYA