DLH Tangsel Edukasi Warga Pilah Sampah Lewat Penukaran Botol Plastik dengan Bibit

waktu baca 2 menit
Senin, 5 Okt 2026 16:50 31 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan kembali menggelar program penukaran sampah plastik dengan bibit tanaman di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Serpong, Minggu (4/10/2026).

Program tersebut menjadi salah satu cara DLH Tangsel mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Melalui kegiatan ini, sampah plastik yang telah dikumpulkan warga tidak langsung berakhir sebagai limbah, tetapi dapat ditukarkan dengan bibit tanaman yang telah disediakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan Bani Khosyatullah mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat membangun kebiasaan dalam mengelola sampah, terutama dengan memilah sampah plastik sebelum dibuang.

“Masyarakat dapat menukarkan sampah plastik yang telah dikumpulkan dengan bibit tanaman yang telah disediakan oleh DLH Tangsel,” ujar Bani.

Menurut Bani, kebiasaan memilah sampah perlu dibangun mulai dari lingkungan terdekat. Ketika sampah dipisahkan dan dikumpulkan sejak awal, pengelolaannya dapat dilakukan dengan lebih baik sehingga sampah yang masih memiliki nilai guna tidak langsung tercampur dengan jenis sampah lainnya.

Dalam kegiatan CFD tersebut, DLH Tangsel menyediakan 50 bibit tanaman untuk ditukarkan dengan sampah plastik masyarakat. Mekanisme penukarannya ditetapkan dengan ketentuan setiap lima botol sampah plastik dapat ditukarkan dengan satu bibit tanaman.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi langsung bagi masyarakat. Selain mendapatkan bibit tanaman, warga diajak melihat bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni mengumpulkan dan memilah sampah plastik yang dihasilkan dalam aktivitas sehari-hari.

Bani mengatakan, DLH Tangsel terus berupaya membangun kesadaran masyarakat agar pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan ketika mengikuti kegiatan tertentu, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Diharapkan masyarakat juga semakin memahami bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat bagi kehidupan kita semua,” tuturnya. (*)

LAINNYA