Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menjelaskan rencana penggunaan besek bambu dan tas kain untuk distribusi daging kurban Idul Adha 1447 Hijriah saat ditemui awak media. (Foto: Ist) KOTA TANGSEL | TD — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengurangi penggunaan kantong plastik dalam distribusi daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sebagai gantinya, Pemkot menyiapkan kantong kain dan besek bambu sebagai wadah pembagian daging kepada masyarakat.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi sampah plastik saat momentum Idul Adha.
“Dalam pembagian kepada penerimanya itu kita sudah punya goodie bag seperti kain yang nanti akan dibagikan dari Bagian Umum. Tapi kita juga ada pengadaan besek bambu,” kata Benyamin. Senin, (25/5/2026).
Ia menegaskan penggunaan wadah ramah lingkungan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kantong plastik sekali pakai.
“Yang ingin saya sampaikan di sini jangan pakai plastik deh,” tegasnya.
Selain menyiapkan distribusi daging kurban, Pemkot Tangsel juga memastikan kesiapan proses penyembelihan hewan kurban. Para juru sembelih hewan telah mendapatkan pelatihan khusus melalui Juleha atau Juru Sembelih Halal agar proses penyembelihan sesuai standar kesehatan dan syariat.
“Nah untuk pemotongannya atau tukang sembelihnya itu sudah kita latih melalui Juleha, namanya sudah dilatih,” ungkapnya.
Benyamin menambahkan pihaknya juga telah melakukan inspeksi terhadap lokasi pemotongan hewan kurban dan tempat penjualan hewan kurban melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Tangsel. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan dan kelayakan lokasi pemotongan.
“Kemudian tempat pemotongannya nanti sudah diinspeksi, kemudian juga tempat-tempat penjualannya sudah dicek oleh teman-teman Dinas Pertanian. Insya Allah semua berjalan lancar,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)