Bupati Tangerang Lepas 393 Jamaah Haji Kloter Pertama 2026, Total Capai 2.090 Orang

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Apr 2026 00:29 46 Nazwa

TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, secara resmi melepas 393 jamaah haji asal Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama musim haji 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Masjid Raya Al-Amjad, Sabtu (25/04/2026).

Sebanyak 393 jamaah tersebut masuk dalam kloter ke-5 Provinsi Banten, sekaligus menjadi rombongan pertama dari Kabupaten Tangerang yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah dalam kondisi sehat menjelang keberangkatan. Ia menjelaskan, para jamaah akan terlebih dahulu menuju embarkasi di Cipondoh untuk menjalani proses registrasi dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji dalam keadaan sehat. Setelah ini akan menuju embarkasi untuk registrasi dan beristirahat, kemudian melanjutkan perjalanan ke bandara,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa total jamaah haji asal Kabupaten Tangerang pada musim haji 2026 mencapai 2.090 orang yang terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter).

“Secara keseluruhan, jamaah haji asal Kabupaten Tangerang tahun ini berjumlah 2.090 orang yang dibagi dalam tujuh kloter,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah terus meningkatkan pelayanan dan perhatian kepada para jamaah haji. Salah satunya melalui peningkatan uang saku, dari Rp500 ribu pada 2025 menjadi Rp750 ribu per jamaah pada 2026.

“Alhamdulillah, perhatian pemerintah daerah kepada jamaah haji terus meningkat. Tahun ini uang saku naik menjadi Rp750 ribu per jamaah,” ungkapnya.

Bupati Maesyal pun mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim, menyampaikan bahwa jamaah haji tahun ini berasal dari berbagai kelompok usia, dengan jamaah termuda berusia 17 tahun dan tertua 88 tahun.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah, terutama saat memasuki fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

“Ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima, khususnya saat fase Armuzna. Kami mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kesehatan agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik,” tuturnya.

Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini kondisi jamaah haji di Tanah Suci tetap aman dan tidak terdampak oleh dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi jamaah haji di Tanah Suci tidak terganggu dan tetap aman,” tegasnya. (*)

LAINNYA