Bupati Tangerang saat membuka Musrenbang RKPD 2027, menekankan prioritas pembangunan pada infrastruktur, penanganan banjir, dan kebutuhan dasar masyarakat. (Foto: Ist) TANGERANG | TD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tangerang tahun 2027 yang digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (14/04/2026).
Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menekankan bahwa selain fokus pada kebijakan makro, pemerintah daerah juga memberi perhatian serius terhadap kebutuhan mendesak di lapangan. Beberapa di antaranya meliputi perbaikan infrastruktur jalan, penyediaan Penerangan Jalan Umum (PJU), pengelolaan sampah, serta penanganan banjir yang ditargetkan rampung pada tahun anggaran 2027.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah sepakat untuk mengarahkan anggaran pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sementara itu, kegiatan yang bersifat seremonial atau sosialisasi akan diprioritaskan untuk ditunda.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam menghimpun berbagai masukan dari pemangku kepentingan guna menyempurnakan rencana pembangunan daerah. Forum ini juga menjadi puncak dari proses penjaringan aspirasi masyarakat yang telah dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
Menurutnya, agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari Musrenbang di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan, yang difokuskan pada penyusunan anggaran tahun 2027. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung program unggulan dan prioritas pembangunan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang.
Untuk tahun 2027, pemerintah daerah mengusung tema pembangunan “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan”. Tema ini menjadi bagian dari implementasi tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, dengan penekanan pada enam prioritas utama, termasuk tata kelola pemerintahan yang efektif, penguatan sektor ekonomi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Dalam upaya menjaga kualitas perencanaan, Pemkab Tangerang juga mengintegrasikan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara menyeluruh di setiap tahapan. Bupati berharap, melalui forum ini dapat dihasilkan dokumen perencanaan yang selaras, terarah, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD menjadi instrumen penting dalam merumuskan berbagai aspek strategis pembangunan. Hal tersebut mencakup penetapan prioritas program, pagu anggaran indikatif, hingga penyesuaian indikator dan target kinerja yang akan menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah pada tahun 2027.
Ia juga menambahkan bahwa forum ini menjadi momentum untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas di tingkat provinsi. Selain itu, dilakukan pula proses klarifikasi terhadap usulan dari Musrenbang kecamatan agar program yang menjadi kewenangan kabupaten dapat diakomodasi secara tepat sasaran sesuai dengan lokasi yang telah dipetakan.
Tak hanya itu, proses perencanaan ini juga diarahkan untuk mengintegrasikan pendekatan teknokratis dengan aspirasi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan. Dengan demikian, dokumen RKPD yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Tangerang. (*)