Halal Bihalal KSPSI Tangerang: Bupati Dorong Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Apr 2026 12:45 43 Nazwa

TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Halal Bihalal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar bersama Kapolri di PT KMK Global Sport, Desa Telaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/4/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Wakil Gubernur Banten, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Mabes Polri, serta Kapolda Banten.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal yang dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan para pekerja.

Ia menilai, momen Halal Bihalal menjadi sarana penting untuk memperkuat kebersamaan serta sinergi di antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga iklim investasi yang kondusif sekaligus menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Hal ini dinilai penting agar pertumbuhan sektor industri dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja.

Menurutnya, sebagai salah satu kawasan industri strategis, Kabupaten Tangerang akan terus berupaya memberikan kemudahan bagi para investor, tanpa mengesampingkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.

Ia juga berharap sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, serta aparat penegak hukum dapat memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, ia optimistis seluruh pihak akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi global serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global, terutama meningkatnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dunia maupun nasional.

Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga serikat pekerja, untuk bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang tetap kondusif di Indonesia.

Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan buruh menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pertumbuhan industri dan investasi. Dengan kondisi industri yang sehat, kesejahteraan pekerja juga akan lebih terjamin.

Ia menambahkan, semakin baik hubungan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, maka semakin besar pula peluang terciptanya pertumbuhan industri dan investasi yang berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan tenaga kerja. (*)

LAINNYA