Demi Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemkot Tangsel Perkuat Sektor UMKM

waktu baca 3 menit
Selasa, 14 Apr 2026 16:52 79 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital sebagai tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Berbagai langkah strategis terus diakselerasi guna memastikan pelaku usaha lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga naik kelas di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menilai penguatan sektor UMKM menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru. Melalui pendekatan terintegrasi, pemerintah daerah berupaya menciptakan ekosistem usaha yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.

“UMKM merupakan usaha mandiri dan kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian Tangerang Selatan. Oleh karena itu, pemerintah kota akan terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi para pelaku UMKM,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Salah satu terobosan utama yang dihadirkan adalah integrasi UMKM ke dalam layanan digital Tangsel ONE. Melalui platform ini, pelaku usaha dapat mengurus perizinan berusaha secara mandiri melalui sistem OSS, yang menjadi syarat penting untuk menembus pasar ritel modern hingga pasar ekspor.

Benyamin juga mengajak para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan, termasuk ruang promosi serta pengembangan produk berbasis data.

Selain itu, Pemkot Tangsel menjalin kemitraan strategis dengan perbankan daerah dan lembaga keuangan mikro guna menyediakan akses pembiayaan dengan bunga rendah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan pelaku usaha sekaligus mengurangi ketergantungan pada pinjaman ilegal yang kerap menghambat produktivitas.

Dari sisi infrastruktur, dukungan juga terus diperluas melalui optimalisasi gedung inovasi dan pusat komunitas sebagai wadah promosi produk lokal. Ruang promosi kini tidak lagi terbatas pada bazar temporer, melainkan diarahkan pada penyediaan gerai permanen di lokasi strategis, seperti pusat perbelanjaan dan area publik, guna meningkatkan eksposur serta kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal.

Dinas Koperasi dan UMKM Tangerang Selatan secara rutin juga menggelar kurasi produk guna memastikan standar kualitas tetap terjaga. Fokus pembinaan meliputi peningkatan kualitas kemasan, pemenuhan sertifikasi halal, hingga pengurusan izin edar BPOM.

Dengan jumlah pelaku UMKM yang mencapai puluhan ribu, standarisasi ini menjadi krusial agar produk asal Tangsel mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun global.

Benyamin menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Pemkot Tangsel juga mulai menerapkan pendekatan berbasis analisis tren pasar digital untuk memberikan insight kepada pelaku usaha terkait kebutuhan konsumen terkini.

“Kami terus melakukan berbagai upaya, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi pemasaran berbasis digital agar produk UMKM Tangsel semakin kompetitif. Dengan sinergi yang terbangun, kami optimistis UMKM akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” pungkasnya. (*)

LAINNYA