Pemandangan pasca kebakaran di Jalan Galeong, Karawaci, Minggu dini hari. Sedikitnya 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. (Foto: Ist)KOTA TANGERANG | TD – Puluhan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengerahkan upaya maksimal selama sekitar lima jam untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan lapak limbah dan sebuah restoran di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Minggu (11/1/2026) dini hari.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD dari seorang warga bernama Tiara pada pukul 00.04 WIB. Enam menit berselang, armada pemadam langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.20 WIB.
Kebakaran melanda dua titik utama, yakni lapak limbah dengan luas kurang lebih 1.000 meter persegi serta Restoran Sambal Geledek yang menempati area sekitar 100 meter persegi. Secara keseluruhan, wilayah terdampak diperkirakan mencapai hampir satu hektare. Hingga kini, petugas masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa proses pemadaman tidak berjalan mudah. Keterbatasan sumber air di sekitar lokasi menjadi salah satu hambatan yang harus dihadapi petugas. Namun berkat koordinasi yang baik dan kerja keras di lapangan, api akhirnya berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 05.30 WIB.
Dalam operasi tersebut, BPBD mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai sektor, di antaranya Mako, Cibodas, Periuk, Keroncong, Batu Ceper, dan Belendung. Sebanyak 53 personel gabungan turut diterjunkan untuk menangani kebakaran.
Mahdiar memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, besaran kerugian materi masih dalam tahap pendataan oleh petugas terkait.
BPBD Kota Tangerang turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi para petugas pemadam kebakaran yang telah bekerja tanpa kenal lelah demi menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah kebakaran meluas.
Ia juga mengimbau warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan kondisi darurat melalui saluran resmi yang tersedia. (*)