Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Masjid Jami Al Huda di Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Sabtu malam (3/1/2026). (Foto: Ist)TANGERANG | TD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid Jami Al Huda, berlokasi di Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, pada Sabtu malam (3/1/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir pada momentum keagamaan yang dinilainya sangat bermakna, terlebih karena bertepatan dengan peresmian masjid baru di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini memiliki nilai istimewa. Peringatan Isra Mi’raj yang rutin dilaksanakan di Kabupaten Tangerang kali ini dirangkai dengan peresmian Masjid Jami Al Huda yang pembangunannya sangat membanggakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi umat Islam karena di dalamnya terkandung perintah kewajiban salat lima waktu.
“Inti dari Isra Mi’raj adalah perintah salat lima waktu yang harus menjadi dasar dan penguat keimanan dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para tokoh masyarakat, donatur, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Jami Al Huda. Ia berharap masjid tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat.
“Semoga masjid ini tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga aktif digunakan untuk pengajian, Majelis Taklim, serta kegiatan keislaman lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Maesyal Rasyid berharap keberadaan Masjid Jami Al Huda dapat membawa keberkahan, perlindungan, dan rahmat bagi masyarakat Kecamatan Kronjo. Ia juga mendoakan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Pada kesempatan tersebut, Bupati mengaku terkesan dengan kekompakan dan antusiasme warga Kronjo dalam menyukseskan rangkaian acara. Kegiatan tersebut turut menampilkan potensi lokal melalui kehadiran qoriah Ustadzah Eva, salah satu aset seni baca Al-Qur’an dari Provinsi Banten.
“Kehadiran para tokoh agama, Majelis Taklim, dan masyarakat menunjukkan kuatnya tali silaturahmi antarwarga,” pungkasnya.
Acara kemudian ditutup dengan tausiyah dari penceramah yang mengulas makna filosofis Isra Mi’raj serta pentingnya menjaga dan memakmurkan masjid sebagai pusat kehidupan umat. (*)