TANGERANG | TD – Geliat olahraga catur di Kabupaten Tangerang kian membara. Sebanyak 20 klub catur yang bernaung di bawah Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang resmi memulai perjuangan mereka pada Putaran Pertama Liga Catur Percasi Kabupaten Tangerang Tahun 2026.
Ajang bergengsi tersebut digelar pada Minggu, 17 Mei 2026, di Gedung Olahraga (GOR) Wanakerta, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Acara pembukaan dihadiri Ketua Pengprov Percasi Banten M. Amin Lukman, Ketua KONI Kabupaten Tangerang H. Eka Wibayu, Ketua Percasi Kabupaten Tangerang Hendra, Camat Sindang Jaya Galih Prakosa, serta Pj Kepala Desa Wanakerta Assayid H. Hasbullah.
Ketua Pelaksana yang juga menjabat sebagai Ketua Lion City Chess Club, Mundhi Pranoto, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh atlet dan ofisial. Ia mengapresiasi semangat sportivitas yang ditunjukkan seluruh klub peserta dalam menapaki langkah awal menuju takhta juara.
Sebanyak 20 klub turut ambil bagian dalam liga tahun ini, yakni Casma, BSM, Pion D5, Percasek, BetLe, Tangerang Belia, Bidak Beracun, PCPJ, JCC, KCBN, Benteng Walet, Perca 3, Lion City Chess Club, Kuda Sutet, Coank Coank Jayanti Checkmate, C4T, Benteng Cisauk, Benteng Tamara, Islamic Village, dan NDUO.
Ketua Percasi Kabupaten Tangerang, Hendra, mengatakan Liga Catur Percasi 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus mempererat solidaritas antarpecatur di Kabupaten Tangerang.
“Liga ini bukan hanya tentang persaingan meraih juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, evaluasi, dan silaturahmi antar klub. Kami berharap dari kompetisi ini lahir atlet-atlet catur potensial yang mampu membawa nama Kabupaten Tangerang berprestasi di tingkat Provinsi hingga Nasional,” ujar Hendra.
Apresiasi juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Tangerang, H. Eka Wibayu. Dalam sambutannya, ia menyoroti perkembangan signifikan pembinaan atlet catur di Kabupaten Tangerang.
“Tahun lalu liga ini diikuti oleh 16 klub, dan tahun 2026 meningkat menjadi 20 klub. Ini menjadi bukti nyata bahwa regenerasi dan gairah olahraga catur di Kabupaten Tangerang berjalan sangat baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, H. Eka Wibayu berharap liga tahun ini menjadi kawah candradimuka bagi para atlet untuk menempa mental bertanding dan meningkatkan kualitas permainan. Ia menegaskan target besar Kabupaten Tangerang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten tahun ini adalah merebut kembali gelar Juara Umum.
Pertandingan pada putaran pertama menggunakan sistem Swiss dengan total dua babak pertandingan. Berdasarkan hasil klasemen sementara setelah Babak 2, klub Casma berhasil memimpin peringkat pertama dengan raihan sempurna, disusul BSM di posisi kedua dan Pion D5 di peringkat ketiga. Persaingan papan atas berlangsung ketat karena sejumlah klub sama-sama mengoleksi poin penuh dan hanya dipisahkan nilai tie-break.
Kemeriahan tidak hanya terasa pada kompetisi resmi antarklub. Setelah pertandingan liga selesai, panitia juga menggelar agenda “Ngeround Bareng” yang dibuka untuk umum.
Kegiatan tersebut sukses menyedot perhatian dengan total 154 peserta dari berbagai wilayah. Antusiasme tinggi terlihat dari hadirnya pecatur lintas generasi, mulai kategori junior, senior, hingga veteran yang turut meramaikan pertandingan untuk mengasah strategi sekaligus mempererat silaturahmi sesama pecinta catur.
Dengan dimulainya putaran pertama ini, Liga Catur Percasi Kabupaten Tangerang 2026 dipastikan akan berlangsung kompetitif pada putaran-putaran selanjutnya. Selain menjadi ajang prestasi, liga ini juga diharapkan menjadi tolok ukur kesiapan Kabupaten Tangerang dalam melahirkan master-master catur baru di masa depan. (*)