Wamendesa Riza Patria Dorong Produk Unggulan Desa Indonesia Tembus Pasar Internasional

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Nov 2026 18:46 44 Nazwa

BATU | TD – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, A. Riza Patria, mendorong penguatan potensi ekonomi desa dan pengembangan produk unggulan agar mampu menembus pasar internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produktivitas, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), serta perluasan akses pasar dan investasi.

Hal tersebut disampaikan Riza Patria saat menghadiri sekaligus meresmikan Indonesia Villages Expo (Indovex) 2026 yang berlangsung pada 2–4 November 2026 di Kota Batu, Jawa Timur.

Menurutnya, penguatan ekonomi desa perlu diikuti dengan peningkatan kualitas produk, profesionalisme pengelolaan BUM Desa, serta perluasan jaringan pemasaran agar mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kita ingin produk desa naik kelas, BUM Desa semakin profesional, pasar semakin luas dan pendapatan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menilai, potensi desa memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing di pasar global. Sejumlah produk unggulan daerah bahkan telah berhasil menjangkau pasar internasional.

“Kita patut bangga ketika produk kerajinan dari Blitar dan gula aren dari Pacitan mampu menjangkau pasar internasional atau buah manggis dari Tasikmalaya masuk dan diterima Mesir. Ini menunjukkan tantangan geografis tidak membatasi cita-cita masyarakat desa untuk terus maju dan berkembang,” katanya.

Indovex 2026 untuk pertama kalinya diselenggarakan sebagai ruang pertemuan berbagai potensi desa dengan peluang usaha. Kegiatan ini mempertemukan BUM Desa dengan investor, produsen dengan pembeli, serta inovasi desa dengan kebutuhan pasar.

Penyelenggaraan selama tiga hari tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal A. Riza Patria, Wali Kota Batu Nurrochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur, Budi Sarwoto, yang mewakili Gubernur Jawa Timur.

Indovex 2026 diikuti 90 stan desa dan BUM Desa dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagai tuan rumah, Kota Batu turut menghadirkan 19 stan desa untuk memperkenalkan berbagai potensi dan produk unggulannya.

Selain itu, sejumlah lembaga dan instansi turut berpartisipasi, di antaranya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Perum Bulog, Gallery 24 Pegadaian, Pemerintah Provinsi Papua Selatan, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pameran tersebut juga diramaikan 30 stan Kuldesak (Kuliner Desa Kreatif) serta panggung hiburan.

Direktur PT Kinarya Cipta Kreasi sekaligus Ketua Panitia Indovex 2026, Windhu Widjaya, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pameran produk unggulan desa, tetapi juga dilengkapi berbagai agenda untuk meningkatkan kapasitas dan literasi masyarakat desa.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi seminar, coaching clinic, workshop, serta meeting and matching business yang diharapkan dapat memperkuat jejaring usaha dan membuka peluang kerja sama bagi pelaku ekonomi desa. (Ril/Red)

LAINNYA