Wakil Wali Kota Serang Satukan Ekosistem Pelaku Usaha Perkuat Ekonomi Masyarakat Keseluruhan

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Mei 2026 21:02 20 Deni Kusuma

KOTA SERANGPemerintah Kota Serang terus mendorong penguatan sektor ekonomi lokal melalui penyatuan ekosistem pelaku usaha dari berbagai bidang. Upaya tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, dalam sejumlah agenda pengembangan ekonomi dan pemberdayaan UMKM di Kota Serang.

Seperti baru-baru ini dilakukan Pemkot Serang bersama Serang City Tour dalam membentuk ekosistem, mulai dari pelaku usaha pariwisata, hotel, UMKM, tour and traveling, penyedia jasa angkutan umum, pada satu wadah dalam mendongkrak ekonomi bersama.

Tidak hanya itu, Pemkot Serang juga terus menggaet para pelaku kesenian dan UMKM menuju pembentukan pasar kesenian Kota Serang dalam mendongkrak ekonomi kreatif secara keseluruhan. Rencananya, pasar Kesenian Kota Serang akan digelar di Pasar Taman Sari dengan waktu pelaksanaannya secara berkala.

Menurut Agis, melalui kolaborasi antar pelaku usaha tersebut menjadi langkah penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan secara bersamaan. Ia menilai, selama ini masih banyak pelaku usaha yang berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya konektivitas yang kuat antara sektor antara perdagangan, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif hingga komunitas lokal.

Dirinya mengibaratkan seperti puzzle yang harus disatukan agar terlihat dan berbentuk.

“kita ingin semua pelaku usaha saling terhubung dalam satu ekosistem yang kuat. Ketika UMKM, komunitas kreatif, sektor wisata, hingga pelaku jasa bisa bergerak bersama. Maka, dampaknya diharapkan akan semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi warga Kota Serang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Serang berkomitmen menghadirkan ruang kolaborasi yang dapat mempertemukan berbagai unsur pelaku usaha agar tercipta sinergi dan peluang ekonomi baru. Salah satunya melalui kegiatan promosi daerah, festival ekonomi kreatif, hingga pengembangan program wisata kota yang melibatkan UMKM lokal.

Agis menambahkan, penyatuan ekosistem usaha juga bertujuan untuk memperluas pasar bagi produk-produk lokal Kota Serang. Dengan kolaborasi yang baik, pelaku usaha dinilai akan semakin berkembang, meningkatkan kualitas produk, hingga memperluas jaringan pemasaran.

“Potensi Kota Serang sangat besar. Tinggal bagaimana kita menyatukan kekuatan itu agar saling mendukung dan menciptakan perputaran ekonomi yang sehat,” katanya.

Selain itu, Pemkot Serang juga terus mendorong digitalisasi usaha dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi para pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi modern.

Pihaknya berharap, sinergi yang dibangun antar pelaku usaha dapat memperkuat identitas ekonomi lokal sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Serang.

“Kalau ekosistem usaha ini kuat, maka bukan hanya pelaku usahanya yang tumbuh, tetapi juga kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” tandasnya.

LAINNYA