hpn2024
BeritaKesehatanPerlindungan AnakTips

Pentingnya Orang Tua Menyadari Luka Emosional Anak yang Pernah Diabaikan

27
×

Pentingnya Orang Tua Menyadari Luka Emosional Anak yang Pernah Diabaikan

Sebarkan artikel ini
Luka emosional yang timbul akibat pengabaian di masa kecil dapat disembuhkan. (Foto: Pixabay @aamiraimer)
Bagikan:

KESEHATAN | TD – Setiap orang tua perlu menyadari arti penting penerimaan mereka terhadap keberadaan anak dengan apa adanya. Dengan menerima dan mengasihi anak secara tulus, maka perasaan berharga dan dicintai akan tumbuh dalam pribadi anak dan membantunya untuk berkembang dengan lebih baik.

Namun, bila pengabaian orang tua kepada anak telah terjadi, perlu diwaspadai beberapa hal yang akan timbul berikut:

1. Luka emosional

Emosi yang terluka yang mendalam dapat berbekas hingga anak dewasa. Anak yang merasa ditinggalkan, tidak diakui, atau tidak dicintai akan sangat sulit menerima bahwa dirinya tetap berharga bagi dunia meski tidak diharapkan oleh orang tuanya.

2. Sulit mempercayai diri sendiri

Ucapan atau sikap dari orang tua yang menekankan bahwa seorang anak tidak berharga baginya, atau tidak peduli, akan membentuk rasa tak percaya dalam diri sang anak terhadap dirinya sendiri. Hal ini akan mempersulit anak bila menghadapi masalah di masa depannya.

3. Terganggunya mental anak

Dalam penolakan atau pengabaian yang kronis, anak dapat menderita hingga timbul tekanan dan gangguan mental. Bentuk gangguan mental tersebut antara lain depresi, merasa tak berharga dan tak perlu dihargai, dan juga kecemasan.

Namun, selalu ada jalan keluar bila anak, yang menderita dampak-dampak akibat pengabaian dari orang tua, ingin keluar dari kondisi mental yang menyesakkan tersebut.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecemasan, merasa rendah diri, atau tertekannya mental karena isu pengabaian yang dilakukan orang tua:

1. Membicarakan perasaan kepada orang yang terdekat.

Anggota keluarga yang lain, sahabat, atau seorang psikolog dapat menjadi orang yang tepat untuk mendengarkan apa yang dirasakan oleh anak yang diabaikan.

2. Menggunakan layanan terapi.

Seorang terapis kejiwaan, atau konselor, dapat menampung perasaan-perasaan yang terluka dan membantu memperbaiki rasa rendah diri.

3. Merawat diri

Seseorang yang memiliki luka inner child dapat membantu dirinya sendiri untuk pulih dari luka emosional akibat pengabaian dengan cara menjaga kesehatan fisik dan mentalnya sendiri.

Selain itu, seseorang yang berusaha pulih dari luka masa kecil akibat pengabaian dapat mencari dukungan dari luar dirinya. Pertama, dengan menemukan lingkungan yang tepat, positif, dan mendukungnya untuk bertumbuh dan berkembang dengan baik.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah tidak menyalahkan diri sendiri. Pangabaian bukan terjadi karena kesalahan diri, dan menyadari bahwa diri pantas mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang lain. (Pat)

 

Bagikan: