Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan bersama jajaran berdialog langsung dengan pemilik rumah di Pamulang usai menerima laporan warga melalui DM terkait kondisi rumah nyaris roboh. (Foto: Ist) KOTA TANGSEL | TD — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, merespons cepat laporan warga terkait kondisi rumah yang nyaris roboh di kawasan Benda Baru, Pamulang. Informasi tersebut diterimanya melalui pesan langsung (direct message/DM) di media sosial.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pilar langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya. Hasil pengecekan menunjukkan kerusakan cukup serius pada bagian atap, di mana rangka bambu telah hancur dan sejumlah kayu penopang mengalami pelapukan.
“Memang kondisinya mengkhawatirkan, terutama di bagian atap. Kalau tidak segera ditangani, bisa membahayakan penghuni,” ujar Pilar di lokasi. Jumat, (24/4/2026).
Meski demikian, setelah dilakukan pemeriksaan bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim), Baznas, serta pihak kelurahan, diketahui bahwa struktur utama bangunan masih dalam kondisi aman. Kerusakan hanya terfokus pada bagian atap rumah.
Atas dasar itu, Pemkot Tangsel memutuskan untuk segera melakukan perbaikan tanpa harus menunggu program bedah rumah yang direncanakan pada 2027. Perbaikan akan dilakukan menggunakan bantuan dari Baznas melalui skema anggaran kebencanaan.
“InsyaAllah perbaikan segera dimulai dalam waktu dekat. Fokusnya penggantian atap dan plafon agar rumah kembali aman dan layak huni,” jelasnya.
Dalam proses perbaikan, material yang digunakan akan disesuaikan dengan kondisi bangunan. Rangka atap akan menggunakan baja ringan dengan penutup yang lebih ringan agar tidak membebani struktur. Sementara plafon akan memakai bahan GRC dengan rangka aluminium.
Selain memastikan perbaikan berjalan cepat, Pilar juga memperhatikan kondisi penghuni rumah selama proses berlangsung. Ia mengungkapkan telah membantu secara pribadi untuk biaya kontrakan sementara bagi keluarga tersebut.
“Yang terpenting keselamatan dulu. Sambil perbaikan berjalan, penghuni kami bantu untuk tinggal sementara di tempat yang lebih aman,” ungkapnya.
Pemerintah menargetkan perbaikan dapat rampung dalam waktu satu hingga dua minggu, mengingat kondisi rumah yang sudah masuk kategori darurat. (Idris Ibrahim)