PDI Perjuangan Tangerang Perkuat Mesin Politik Dapil VI, Siapkan Kekuatan Menuju Pemilu 2029

waktu baca 4 menit
Minggu, 13 Sep 2026 19:13 31 Redaksi

KABUPATEN TANGERANG | TD — PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang mulai memperkuat mesin politik di Daerah Pemilihan (Dapil) VI sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Penguatan tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus ranting dan anak ranting di empat kecamatan yang dilakukan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Irvansyah Asmat.

Pelantikan berlangsung dalam agenda Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Dapil VI di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (13/9/2026).

Konsolidasi tersebut melibatkan struktur partai dari empat kecamatan, yakni Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, dan Cisauk. Sebanyak 34 ranting dengan total 258 peserta hadir dalam agenda yang dipimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang dan didampingi DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten.

Pelantikan pengurus menjadi bagian penting dalam penataan organisasi partai di tingkat akar rumput. Setelah dikukuhkan, para pengurus ranting dan anak ranting diharapkan segera menjalankan fungsi organisasi sekaligus memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

Bagi PDI Perjuangan, keberadaan struktur hingga tingkat basis bukan sekadar memenuhi kelengkapan organisasi. Pengurus ranting dan anak ranting menjadi ujung tombak partai dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta membaca berbagai persoalan yang berkembang di tengah warga.

Mewakili DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Bendahara DPC Dicky Setiawan menegaskan pentingnya posisi pengurus ranting dan anak ranting dalam kerja politik partai.

Menurut Dicky, struktur di tingkat bawah memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan menjadi bagian penting dari kerja politik para kader, termasuk anggota legislatif.

“Berbanggalah para pengurus ranting dan anak ranting. Dalam setiap pertemuan para DPRD se-Indonesia, selalu disebutkan oleh Ibu Ketua Umum agar ranting dan anak ranting menjadi bagian yang diperhatikan oleh kami para legislatif,” kata Dicky.

Pesan serupa disampaikan Wakil Ketua Bidang Pemuda, Pariwisata dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono.

Wakil Ketua Bidang Pemuda, Pariwisata dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono, memberikan sambutan dalam agenda Musran dan Musranran PDI Perjuangan se-Dapil VI Kabupaten Tangerang di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Minggu (13/9/2026). (Foto: Ist)

Ia meminta struktur partai di tingkat ranting dan anak ranting tidak hanya bergerak ketika momentum pemilu tiba. Menurutnya, kader di tingkat basis harus hadir secara konsisten di tengah masyarakat, mendampingi warga dan ikut mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.

“Para pengurus partai di tingkat ranting dan anak ranting harus terus mendatangi rakyat, mendampingi dan memecahkan masalah rakyat di tingkat basis sebagai kepanjangan partai,” ujarnya.

Politisi generasi Z yang juga anggota DPRD Provinsi Banten tersebut mendorong para kader untuk terus belajar dan memperkuat semangat perjuangan yang menjadi identitas politik PDI Perjuangan.

“Terus belajar dan berjuang untuk bisa mewarisi api semangat perjuangan Bung Karno untuk menuju kemenangan 2029,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang sekaligus Pengampu Dapil VI, drg. Huga Sekar Arum MM MARS, menyebut konsolidasi tersebut sebagai langkah awal untuk menata kekuatan partai di wilayah pemilihan tersebut.

Huga mengatakan, penyelesaian struktur kepengurusan hingga tingkat kelurahan/desa serta dukuh/RW menjadi modal penting untuk membangun kesiapan organisasi menghadapi kontestasi politik berikutnya.

“Ini langkah awal konsolidasi partai di Dapil VI. Dengan tuntasnya penyusunan pengurus di tingkat kelurahan/desa serta dukuh/RW, PDI Perjuangan harus lebih siap dan berjuang untuk memenangkan Pemilu 2029,” kata Huga.

Ia menegaskan, setelah struktur organisasi terbentuk, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh kader mampu menjalankan fungsi politiknya di tengah masyarakat.

“Selamat bekerja dan berjuang bagi kawan-kawan ranting dan anak ranting,” ujarnya.

Konsolidasi Dapil VI menunjukkan arah persiapan PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang menghadapi Pemilu 2029 mulai difokuskan pada penguatan organisasi dari tingkat bawah.

Pelantikan pengurus tidak berhenti pada agenda administratif, tetapi menjadi awal bagi struktur partai untuk menerjemahkan kerja organisasi ke dalam aktivitas politik dan pelayanan masyarakat di tingkat basis.

Dengan melibatkan empat kecamatan, 34 ranting, dan 258 peserta, konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang membangun kekuatan politik berbasis akar rumput.

Setelah pelantikan, para pengurus dituntut menjaga komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, menyerap aspirasi, sekaligus menjadi penghubung antara partai dan berbagai persoalan warga di tingkat basis.

Dengan pola tersebut, target politik menuju Pemilu 2029 tidak hanya dipersiapkan ketika tahapan elektoral dimulai, tetapi dibangun sejak dini melalui penguatan struktur organisasi dan kerja politik yang konsisten di tengah masyarakat. (*)

LAINNYA