Bupati Maesyal Rasyid Salurkan Rp2,65 Miliar Bansos, Sasar Anak Yatim dan Perempuan Kepala Keluarga

waktu baca 3 menit
Rabu, 9 Sep 2026 15:30 29 Nazwa

TANGERANG | TD – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menggelontorkan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan senilai Rp2,65 miliar disalurkan untuk mendukung anak yatim, penyandang disabilitas, serta perempuan yang menjadi kepala keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Aula Kantor Kecamatan Curug, Rabu (9/9/2026).

Maesyal mengatakan, bantuan sosial tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun memperkuat kondisi ekonomi keluarga.

“Bantuan yang disalurkan dalam program ini mencapai Rp2,65 miliar, terdiri dari Rp500 juta untuk BST dan Rp2,15 miliar untuk bantuan UEP,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, sebagian anggaran tersebut dialokasikan melalui program Bantuan Sosial Tunai (BST). Bantuan senilai Rp500 juta itu diberikan kepada 500 penerima manfaat, dengan masing-masing penerima memperoleh Rp1 juta.

Penerima BST berasal dari anak yatim, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat lainnya yang memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama Dinas Sosial dan perangkat Kecamatan Curug menyalurkan bantuan sosial tunai. Masing-masing penerima mendapatkan Rp1 juta dan totalnya untuk 500 orang se-Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Selain bantuan tunai, Pemkab Tangerang juga memberikan dukungan melalui program Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Program tersebut menyasar 430 penerima manfaat dengan nilai bantuan Rp5 juta per orang.

Menurut Maesyal, bantuan UEP diarahkan sebagai tambahan modal bagi masyarakat yang telah menjalankan usaha kecil. Penerima dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha seperti berjualan nasi uduk, gorengan, makanan, minuman, maupun usaha produktif lainnya.

“Untuk bantuan Usaha Ekonomi Produktif, kita berikan Rp5 juta kepada 430 penerima, sehingga totalnya Rp2,15 miliar. Ini untuk tambahan permodalan agar usahanya bisa berkembang dan pendapatannya meningkat,” jelasnya.

Bantuan Tak Sekadar Meringankan Beban

Maesyal menegaskan, kebijakan bantuan sosial Pemkab Tangerang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan secara langsung. Pemerintah juga berupaya mendorong penerima manfaat agar memiliki kemampuan ekonomi yang lebih kuat dan tidak terus bergantung pada bantuan.

Melalui bantuan produktif, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, bahkan membuka peluang pekerjaan bagi orang lain.

“Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, baik untuk meringankan beban kehidupan sehari-hari maupun bantuan permodalan supaya usaha bisa maju, pendapatan meningkat, dan pada akhirnya dapat membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Ia menambahkan, penerima bantuan ditetapkan berdasarkan kriteria kesejahteraan masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 5.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang.

“Salah satunya adalah untuk mengentaskan kemiskinan. Kita berharap masyarakat yang tadinya berada pada desil rendah, pendapatannya bisa meningkat, sehingga bisa naik menjadi desil 6, 7, 8, 9 bahkan sampai desil 10,” ujarnya.

Lansia Juga Disiapkan Bantuan

Selain BST dan UEP, Pemkab Tangerang juga menyiapkan bantuan bagi kelompok lanjut usia. Sebanyak 1.200 lansia akan menjadi penerima bantuan dengan nilai Rp1 juta untuk masing-masing penerima.

Dengan jumlah tersebut, total anggaran yang disiapkan untuk bantuan bagi kelompok lansia mencapai Rp1,2 miliar.

Maesyal mengatakan, berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia memastikan program bantuan sosial akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar penyalurannya dapat memberikan manfaat yang semakin luas.

“Insyaallah Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus berusaha memberikan perhatian setiap tahun. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat,” pungkasnya. (*)

LAINNYA