Monitoring KDKMP 2026, Pemkab Tangerang Evaluasi Kinerja 274 Koperasi

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Apr 2026 12:01 34 Nazwa

TANGERANG | TD – Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gelombang 2 Triwulan I Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 sebagai langkah menilai perkembangan dan kinerja 274 koperasi yang telah dibentuk di wilayah tersebut. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Selasa (28/4/2026).

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan koperasi yang telah terbentuk mampu berjalan efektif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, koperasi tidak cukup hanya berdiri secara administratif, tetapi harus menunjukkan kinerja yang terukur.

“Keberadaan koperasi tidak cukup hanya sebatas terbentuk secara administratif. Koperasi harus mampu menunjukkan kinerja nyata melalui operasional usaha yang berjalan, pengelolaan yang baik, serta memberikan manfaat langsung bagi anggotanya,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyalurkan dana hibah sebesar Rp100 juta kepada seluruh KDKMP sebagai bentuk dukungan percepatan penguatan koperasi. Karena itu, evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan usaha dan penguatan kelembagaan.

Menurutnya, hasil monitoring nantinya akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan langkah pembinaan lanjutan bagi koperasi yang masih menghadapi kendala operasional maupun manajerial.

“Kami ingin mengetahui capaian kinerja, hambatan yang dihadapi, serta tingkat pemanfaatan dukungan yang telah diberikan. Dari situ, pembinaan bisa dilakukan lebih tepat sasaran,” katanya.

Selain mengevaluasi usaha, Pemkab Tangerang juga menyoroti aspek tata kelola koperasi, termasuk pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), kepatuhan administrasi, serta transparansi pengelolaan organisasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Ana Ratna Maemunah menyebutkan dari total 274 KDKMP yang ada, sebanyak 240 koperasi telah aktif beroperasi dan memiliki gerai sendiri. Sedangkan 34 koperasi lainnya masih dalam tahap pembinaan akibat kendala internal, seperti pergantian pengurus maupun kesiapan operasional.

Ia menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendampingan intensif agar seluruh koperasi dapat berjalan optimal dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat desa maupun kelurahan.

“Kami terus mendorong agar seluruh koperasi yang masih terkendala bisa segera aktif. Targetnya, seluruh KDKMP mampu berkembang dan menjadi penggerak ekonomi lokal,” jelas Ana. (*)

LAINNYA